Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Prof Wiku Benarkan 1,1 Juta Vaksin Astrazeneca Tiba Sore Ini

Senin, 8 Maret 2021 | 13:35 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id -   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito membenarkan bahwa sore ini (8/3/2021) sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca dari  The Global Alliance for Vaccines and Immunisation (GAVI)-  Covax akan tiba di Indonesia.

“Ya betul, 1,1 juta (dosis). Tunggu saja pengumuman resminya,” kata  Wiku kepada Beritasatu.com, Senin (8/3/2021).

Sementara itu, sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan,  selain pengadaan langsung terhadap produsen vaksin, Indonesia juga bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan aktif berpartisipasi di  GAVI, yakni organisasi yang memberikan vaksin ke negara berkembang secara gratis.

Namun, GAVI  belum memastikan berapa jumlah vaksin akan diberikan, yakni antara 3%-20% dari populasi atau antara 18 juta- 108 juta dosis vaksin. 

“Jadi sekali lagi saya sampaikan kita memiliki empat sumber vaksin yang kita langsung melakukan negosiasi bilateral, dan satu sumber vaksin yang kita lakukan organisasi multilateral,”ucapnya.

Adapun sumber vaksin yang bilateral di antaranya; Pertama, Sinovac  dari Tiongkok dan sudah mendapatkan kontrak 125 juta dosis.  Vaksin ini berbasis teknologi virus sudah dimatikan.

Kedua,  Pfizer sebanyak 50 juta dosis berasal dari Jerman bekerja sama dengan Amerika Serikat(AS). Vaksin ini diproduksi berdasarkan teknologi yang paling baru rekayasa genetik atau MRNA.

Ketiga, vaksin AstraZeneca dari Inggris, jenis vaksin berbasis teknologi viral vektor. Dan keempat, Novavax, Amerika Serikat- Kanada. Vaksin berbasis teknologi unit protein.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN