Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rahim Bin Lasu (kanan) memberikan keterangan kepada pers seusai melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas investasi pembangunan gedung Indonesia One di Polda Metro Jaya, 15 Juli 2021.

Rahim Bin Lasu (kanan) memberikan keterangan kepada pers seusai melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas investasi pembangunan gedung Indonesia One di Polda Metro Jaya, 15 Juli 2021.

PT MPI Tempuh Jalur Hukum Terkait Kasus Investasi Gedung Indonesia 1

Jumat, 30 Juli 2021 | 00:50 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Media Property Indonesia (MPI) melaporkan PT CSMI ke Pola Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan sehubungan investasi pada proyek pembangunan gedung Indonesia 1.

Laporan ini dilayangkan MPI melalui kuasa hukumnya Rahim bin Lasupu pada tanggal 15 Juli 2021 lalu. Terkait laporan tersebut, hari Kamis (29/7/2021), Rahim mengaku dipanggil penyidik Polda Metro Jaya sebagai pelapor kasus tersebut.

Rahim berharap kepada para penyidik yang menyelidiki laporan tersebut dapat menilai fakta-fakta hukum yang ada dan memprosesnya hingga tuntas. Rahim yakin penyidik dapat membongkar kasus yang telah sekian lama dilakukan oleh para terduga pelaku maupun dalangnya.

"Laporan kami sampaikan agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Rahim sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (29/7/2021).

Saat ini kata Rahim, pihaknya tengah mempersiapkan materi pemeriksaan selanjutnya. Pihaknya juga tengah menelaah sejumlah dokumen penting sebagai bukti tambahan untuk diserahkan kepada penyidik. "Saat ini kami masih mencoba untuk menelaah semua dokumen-dokumen," tegasnya.

Rahim pun mengingatkan kepada semua pihak yang tengah berhubungan dengan objek yang sudah dilaporkan untuk peduli dengan proses hukum yang ada. "Jangan sampai ada potensi-potensi atau masalah hukum baru yang muncul jika melakukan transaksi dan lain-lain sebagainya," tukasnya.

Sementara Direktur PT MPI Dewi Kusuma Ayu menyerahkan sepenuhnya proses laporannya kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. "Kita biarkan pihak jajaran Polda Metro Jaya untuk terus menelaah kasus ini. Harapan kami, siapapun nanti bisa mendapatkan keadilan," kata Dewi.

Sebenarnya kata Dewi, pihaknya telah melakukan pendekatan kepada para pihak yang terkait dengan investasi tersebut sebelum di bawah ke ranah hukum. Namun tidak ada itikad baik untuk memenuhi hak dari PT MPI sendiri.

"Baru saat ini kami sampaikan laporan polisi. Cuma memang manajemen dari dulu sudah mencoba untuk berkoordinasi. Karena ini adalah bisnis investasi. Jadi kita mencoba melakukan semacam pendekatan secara kekeluargaan. Sejak 2010, tidak ada itikad baik," katanya.

Diketahui, MPI merupakan salah satu pemegang saham PT China Sonangol Media Investment, perusahaan yang menjadi kendaraan investasi untuk proyek tersebut. Adapun pemegang saham lain yang menjadi mitra MPI adalah CS Real Estate Pte Ltd entitas dari China Sonangol Group.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN