Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua DPR Puan Maharani di Gedung Nusantara II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 November 2022.

Ketua DPR Puan Maharani di Gedung Nusantara II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 November 2022.

Puan Minta Jokowi Segera Kirim Surpres Soal Pergantian Panglima TNI

Kamis, 17 Nov 2022 | 18:15 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mengirimkan Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sebab, DPR perlu waktu untuk melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon yang diusulkan presiden.

"Saya tentu saja meminta sebelum reses dari atau penutupan masa sidang dari DPR suratnya sudah diterima oleh ketua DPR," kata Puan di Gedung Nusantara II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2022).

DPR akan memasuki masa reses pada pada 16 Desember 2022 sampai 9 Januari 2023. Sementara Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiunnya pada 21 Desember 2022.

Baca juga: Lanjutkan Safari Politik, Puan Maharani Bertemu Airlangga Hartarto di Monas

Advertisement

Puan menilai, presiden Jokowi pun sudah memikirkannya soal sosok pengganti Jenderal Andika nanti. Dia mengaku yakin pilihan dari Presiden Jokowi nanti merupakan seorang yang pantas dan layak menduduki kursi pucuk pimpinan lembaga TNI.

"Bagaimana calon yang akan dipilih, apakah itu terkait dengan kinerja dan lain-lain, tentu saja presiden sudah mempunyai pertimbangan terkait dengan hal itu," tandas Puan.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin mengingatkan, Presiden Jokowi agar segera mengirimkan Surpres perihal pergantian Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Menurut TB Hasanuddin, jabatan Panglima TNI tidak bisa diperpanjang.

Baca juga: Anggota DPR Optimistis Panglima TNI Pilihan Jokowi Pasti Terbaik

"Dalam Minggu ini, seharusnya Presiden sudah mengirimkan nama-nama calon Panglima TNI," ujar TB Hasanuddin di Media Center DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/11/2022).

TB Hasanuddin menjelaskan, sesuai dengan Pasal 13 UU TNI, 20 hari sebelum masa reses, DPR harus sudah mengirimkan nama calon Panglima TNI hasil fit and proper test kepada pemerintah. Sementara DPR akan memasuki masa reses pada 16 Desember 2022 sehingga fit and proper test harus sudah selesai sebelum tanggal 24 November 2022 mendatang.

Karena itu, kata dia, sebaiknya pemerintah segera mengirimkan Surpres pengganti Panglima TNI dalam minggu agar Minggu depan segera dilakukan fit and proper test.

"Minggu depan harus segera fit and proper test agar terpenuhi Pasal 13 UU TNI. Bahwa 20 hari sebelum masa reses, nama panglima TNI baru harus sudah dikirim kembali ke Istana. UU mengatur hal itu," tandas TB Hasanuddin.

Baca juga: Hadiri Syukuran Panitia G20, Presiden Jokowi: Sangat Rapi!

Hingga saat ini, kata TB Hasanuddin menduga jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI diperpanjang karena pemerintah tak kunjung kirim Surpres. Menurut dia, hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena jabatan Panglima TNI tidak termasuk jabatan yang membutuhkan pengetahuan spesialis.

"Banyak orang mempertanyakan mungkin Panglima TNI akan diperpanjang karena belum dikirim. Berdasarkan perundang-undangan tidak ada perpanjangan jabatan panglima TNI kecuali mereka yang memiliki pengetahuan spesialis. Misalnya dokter spesialis jantung, atau ahli mesin. Itu biasanya hanya perwira pertama saja," jelas dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com