Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana di sebuah rumah sakit. Foto ilustrasi: IST

Suasana di sebuah rumah sakit. Foto ilustrasi: IST

Rasio Bed Dibanding Populasi di Indonesia Masih Rendah

Kamis, 19 Maret 2020 | 10:51 WIB
Aditya L Djono

JAKARTA, investor.id -  Pemerintah Indonesia menghadapi sejumlah tantangan terkait kemungkinan lonjakan pasien positif terinfeksi virus korona (Covid-19) saat ini, salah satunya adalah kapasitas rumah sakit.

Pasalnya, rumah sakit tidak hanya merawat pasien korona, tetapi juga pasien yang menderita penyakit lain.

Secara umum, berdasarkan data, rasio jumlah tempat tidur (bed) dibandingkan jumlah penduduk (bed to population ratio) di Indonesia sebesar 1,21:1.000. Artinya, per 1.000 pendudukan, hanya tersedia 1,21 tempat tidur perawatan di rumah sakit. Saat ini, dengan populasi sekitar 260 juta jiwa, di Indonesia terdapat sekitar 310.000 tempat tidur perawatan di rumah sakit.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), meskipun tidak memiliki aturan mengenai rasio ideal, merekomendasikan setiap negara memiliki bed to population ratio sebesar 5:1.000, atau 5 tempat tidur perawatan di rumah sakit untuk setiap 1.000 penduduk.

Dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih kalah. India, misalnya, memiliki bed to population ratio 2,71:1.000, atau 2,71 tempat tidur di rumah sakit per 1.000 jiwa. Padahal, India berpopulasi 1,3 miliar jiwa atau lebih enam kali lipat dari Indonesia.

Di Tiongkok, dengan populasi 1,4 miliar jiwa, rasionya sudah mencapai 4,34:1.000, atau 4,34 tempat tidur per 1.000 penduduk. Negara dengan rasio tertinggi adalah Jepang, yakni 13:1.000, disusul Korea Selatan 12:1.000.

Berdasarkan laporan internasiona, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, terutama tempat tidur tidur ruang perawatan intensif (ICU), menjadi persoalan yang dihadapi banyak negara dalam merespons terus meningkatnya pasien yang terpapar Covid-19.

Umumnya, ketersediaan tempat tidur ICU masih kurang, tidak cukup menampung pasien Covid-19 yang kritis. Kondisi itu yang diyakini menjadi faktor mengapa jumlah pasien meninggal terus meningkat.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Suara Pembaruan

BAGIKAN