Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Foto: Perseroan.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Foto: Perseroan.

RKSA Siapkan Total Dana Rp 1,5 M untuk 3 Penelitian

Kamis, 25 Februari 2021 | 11:12 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) menyelenggarakan diskusi ilmiah ke dua sebagai rangkaian sosialisasi program Ristek/BRIN Kalbe Science Awards 2021 (RKSA). Kali ini, RKSA menyiapkan total dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk tiga penelitian.

Pre Agusta, Direktur R&D Pharma PT Kalbe Farma Tbk sekaligus Penasihat RKSA 2021, mengatakan Kalbe berkomitmen pada pengembangan dunia penelitian di bidang kesehatan dengan mengambil peran untuk memastikan kebermanfaatan hasil penelitian bagi masyarakat melalui program RKSA.

“Harapan kami melalui RKSA ini dapat meningkatkan kontribusi RISTEK/BRIN dan Kalbe dalam hilirisasi penelitian bidang Kesehatan khususnya life science, dengan memperkuat kolaborasi antara Akademisi, Industri, dan Pemerintah dalam bidang Kesehatan,” ungkapnya di sela konferensi pers, Rabu (25/2).

Apt. Seimtiarti Wijaya SSi MM, selaku Ketua RKSA 2021 menambahkan Program RKSA 2021 dibagi menjadi 3 kategori kelompok sesuai dengan bidang Kesehatan di Indonesia, yaitu kategori 1 terdiri dari Farma, Biofarma, Cell and Gene Therapy. Kategori kedua terdiri dari E-health, Alat Kesehatan, Diagnostik, sedangkan kategori ketiga adalah Makanan dan Minuman Kesehatan, Produk Bahan Alam. Selain itu ada perhatian khusus pada penelitian yang terkait dengan Covid-19. Untuk itu, pihaknya menyiapkan total dana maksimal Rp 1,5 miliar untuk 3 proposal penelitian yang terpilih, dengan durasi penelitian diutamakan selama 12 bulan hingga maksimal 18 bulan.

“Selanjutnya akan dilakukan pemantauan secara berkala sesuai milestone pada proposal oleh dewan juri yang ditunjuk serta unit bisnis Kalbe yang akan yang terkait,” tambah Seimtiarti.

Lebih lanjut Seimtiarti menjelaskan proses penyelenggaraan RKSA 2021 akan melalui beberapa tahap, yakni tahap penerimaan proposal penelitian Januari – April 2021, kemudian masa penilaian proposal Mei – Juni 2021. Tahap berikutnya adalah presentasi proposal penelitian terpilih pada Agustus 2021, dan pengumuman proposal penelitian yang akan menerima dana penelitian pada September 2021. Kemudian selama setahun penelitian akan melalui proses monitoring dan evaluasi oleh dewan juri RKSA 2021.

Adapun dewan juri RKSA 2021 terdiri dari Prof Dr Amin Soebandrio PhD SpMK (Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman), Dr Ir Bambang Setiadi IPU (Ketua Dewan Riset Nasional), Dr Ir Roy Alexander Sparringa, M.App.SC. (Senior Advisor BPPT), Dr Lucia Rizka Andalusia, Apt M Pharm MARS, (Direktur Registrasi Obat Badan Pengawas Obat dan Makanan), dr. Sandy Qlintang (Direktur Stem Cell and Cancer Institute & Pharma Metric Labs PT Kalbe Farma Tbk).  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN