Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah warga yang teridentifikasi positif Covid-19 menunggu evakuasi untuk dibawa isolasi mandiri ke Wisma Atlet dari Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).  Foto ilustrasi : BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sejumlah warga yang teridentifikasi positif Covid-19 menunggu evakuasi untuk dibawa isolasi mandiri ke Wisma Atlet dari Puskesmas Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). Foto ilustrasi : BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Satgas: BOR Wisma Atlet Sudah Terisi 75%

Minggu, 13 Juni 2021 | 17:52 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  -  Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah, menyatakan DKI Jakarta menempati peringkat pertama dalam hal kenaikan jumlah kasus aktif selama kurun 5 minggu terakhir. Situasi itu berdampak langsung kepada tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet yang sudah mencapai 75,19% per Sabtu (12/6/2021).

Dewi mengatakan persentase BOR RSDC Wisma Atlet mengalami peningkatan sejak 18 Mei 2021 atau sepekan setelah Idul Fitri dengan kenaikan absolut mencapai 60%.

“Kita lihat mulai naik pada 18 Mei 2021 atau 1 pekan setelah libur Idul Fitri dan trennya terus naik sampai tanggal 12 Juni di angka 75,19%,” kata Dewi dalam rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Nasional yang disiarkan secara virtual, Minggu (13/6/2021).

Dewi Nur Aisyah, anggota Tim Pakar Gugus Tugas. Sumber: BSTV
Dewi Nur Aisyah,  Sumber: BSTV

Dewi mengatakan tingkat BOR RSDC Wisma Atlet pada 18 Mei adalah 15,02%, lalu angkanya terus naik sampai kemarin (12 Juni) menjadi 75,19%. Artinya selisih BOR tanggal 18 Mei-12 Juni adalah meningkat 60,17%.

Total pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet saat ini sebanyak 4.507 orang. Perinciannya adalah pasien asimptomatik (1.495), simptomatik ringan (2.400), simptomatik sedang (245), dan simptomatik komorbid (367).

Dewi mengatakan 5 provinsi perlu mendapat perhatian khusus karena mengalami peningkatan signifikan lebih dari 1.000 kasus dalam 5 minggu terakhir. Ke-5 provinsi itu adalah DKI Jakarta yang pada akhir Mei mengalami kenaikan sekitar 3.000, namun saat ini naik menjadi 8.063. Diikuti oleh Jawa Tengah (7.973), Aceh (2.295), Kepulauan Riau (1.909), dan Jawa Timur (1.063).

Menurut Dewi, tren kenaikan kasus aktif juga konsisten di beberapa provinsi selama 4 pekan terakhir.

Dia meminta pemimpin daerah dapat melihat perkembangan jumlah kasus aktif di wilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi kenaikan lebih lanjut dalam beberapa hari atau pekan ke depan.

Dewi menambahkan persentase BOR isolasi mengalami peningkatan yaitu DKI Jakarta sebesar 68,24%, Jawa Tengah mencapai 70,18%, dan Jawa Barat sebesar 67,57%. Sedangkan, BOR ICU di Jawa Tengah mencapai 63,50%, DKI Jakarta mengalami peningkatan mencapai 67,94%, dan Jawa Barat mencapai 68,78%.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN