Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Satgas: Manfaatkan Idulfitri untuk Berdoa agar Indonesia Bebas Covid-19

Rabu, 12 Mei 2021 | 20:44 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, imvestor.id  - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan  Hari Raya  Idulfitri untuk  berdoa agar Indonesia bebas dari pandemi Covid-19.

“Satgas meminta masyarakat  untuk memanfaatkan waktu yang mustajab ini  untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa  untuk membebaskan Indonesia dari pandemi Covid-19, sehingga Ramadan dan Idulfitri pada tahun selanjutnya  dapat diselenggarakan secara normal dan  tanpa bayang-bayang pandemi Covid-19,” kata Wiku  pada konferensi pers yang disiarkan  di kanal Youtube BNPB bertemakan tentang “Promosi Kesehatan Perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 H Aman Covid-19” pada Rabu (12/5/2021).

Kendati demikian, Wiku juga mengatakan, doa yang dipanjatkan harus diikuti oleh  usaha. Oleh karena itu, Satgas juga  mengimbau masyarakat dan pemerintah  serta Satgas di daerah untuk mengikuti dan mengawasi seluruh  penerapan panduan ibadah  selama Hari Raya Idulfitri  dengan  sebaik-baiknya sehingga  dapat mencegah  terjadinya penularan Covid-19.

Wiku juga mengakui, kebijakan peniadaan mudik memang  tidak sepenuhnya sempurna.  Namun demikian,  kebijakan peniadaan mudik tetap dilaksanakan sesuai dengan  aturan yang berlaku  serta pemerintah akan  mengantisipasi  arus balik pasca  Idulfitri.

“Pemerintah terus meningkatkan koordinasi  dan kerja sama lintas kementerian/lembaga  dengan pengetatan  mobilitas  melalui surat test Covid-19 negatif  yang sampelnya diambil dalam kurung  waktu 1x24 jam untuk  seluruh moda transportasi dari tanggal 18  -24 Mei 2021. Pemerintah  akan mengiatkan kegiatan test kesehatan  secara acak  di berbagai titik strategis,” kata Wiku 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN