Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Sumber:  BSTV

Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Satgas Minta Pemda Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Rabu, 18 November 2020 | 05:00 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Wiku Adisasmito meminta pemerintah daerah, satgas penanganan Covid-19 daerah dan aparat penegak hukum menindak tegas siapapun pelanggar protokol kesehatan. Dia menekankan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

“Kami meminta kepada pemerintah maupun satgas di daerah serta aparat penegak hukum, untuk menegakkan disiplin dan menindak secara tegas, siapapun yang melanggar protokol kesehatan, tanpa pandang bulu sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Wiku di Jakarta, Selasa (17/11).

Satgas meminta kepada siapapun untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah, sebagai upaya pencegahan sekaligus perlindungan kepada masyarakat dari penularan Covid-19.

Dia mengingatkan bahwa upaya penanganan Covid-19 dapat dilakukan dengan baik apabila koordinasi antara pemerintah masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dijalankan secara efektif.

“Langkah penanganan seperti ini sudah berhasil dijalankan oleh Thailand yang diapresiasi oleh badan kesehatan dunia atau WHO,” jelasnya.

Wiku mengatakan Thailand merupakan negara pertama di luar Tiongkok yang melaporkan adanya kasus positif Covid-19. Saat ini Thailand hanya memiliki 4.000 kasus dan hanya 60 korban jiwa, walaupun jumlah penduduknya mencapai 70 juta jiwa.

“Thailand sudah berkomitmen melakukan investasi di bidang kesehatan selama 40 tahun dan juga membangun lebih dari jutaan jaringan tenaga kesehatan di desa yang berperan sebagai mata dan telinga dari sistem kesehatan di masyarakat,” ujar dia.

Wiku mengatakan berbagai hal yang sudah dilakukan oleh Thailand serta negara lain dapat menjadi pelajaran bagi upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, walaupun penanganan Covid-19 selama 8 bulan ini sudah cukup baik namun upaya ini dapat terus ditingkatkan apabila terdapat kerjasama yang erat antara pemerintah masyarakat dan juga pemangku kepentingan lainnya dalam mengkampanyekan protokol kesehatan 3M dan memasifkan program 3T.

Pada kesempatan itu, Wiku mengingatkan jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 secara nasional pada awal pekan ini bertambah signifikan hingga 17,8% dibandingkan pekan lalu, padahal biasanya persentase pertambahan kasus setiap pekannya hanya 5 sampai 8%.

“Mohon ini jadi perhatian kita bersama. Ini adalah perkembangan yang kurang baik, karena kasus positif terus mengalami peningkatan. Ini juga menjadi pelajaran bahwa kasus COVID-19 masih ada dan pandemi masih berlangsung,” katanya. (b1/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN