Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vaksinasi Covid-19. Foto ilustrasi: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Vaksinasi Covid-19. Foto ilustrasi: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sejauh Ini, Menkes Pastikan Vaksin Sinovac Aman Gunakan

Minggu, 28 Februari 2021 | 14:08 WIB
Maria Fatima Bona

BALI, investor.id -  Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan,  program vaksinasi tahap II saat ini menggunakan vaksin Sinovac. Vaksin ini dipastikan aman untuk digunakan.

Gunadi menyebutkan, vaksin Sinovac ini telah mengantongi izin persetujuan penggunaan pada masa darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) WHO dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Selama vaksin sudah lulus WHO dan BPOM. Apapun mereknya pakai saja,”kata Gunadi pada acara peresmian Grab Vaccine Center di Bali, Minggu (28/2/2021).

Budi Gunadi menambahkan, vaksin Sinovac ini aman juga untuk kelompok lansia. Bahkan telah dibuktikan oleh vaksinasi dilakukan terhadap Wakil Presiden (Wapres) Ma’aruf Amin yang hingga saat ini tidak mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Selanjutnya, Gunadi menyebutkan, mempercepat program vaksinasi karena berdasarkan data, 300 orang meninggal per hari akibat Covid-19. Apabila diakumulasi, maka dalam sebulan ada 9.000 orang meninggal karena Covid-19, dan setahun ada 108.000 orang meninggal.

“Bayangkan kalau negara tetangga kita terlambat mevaksinasi dan beberapa ratus ribu manusia dilindungi,”ucapnya.

Sebagaimana target sasaran vaksinasi 181,5 juta rakyat Indonesia. Adapun pemberian vaksin dilakukan bertahap, yakni tahap pertama untuk tenaga kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan tahap II bagi kelompok lansia dan petugas pelayanan kesehatan, dan terakhir masyarakat umum.    

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN