Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tempat tidur di ruang  isolasi dan ICU  rumah sakit khusus Covid-19 Siloam Foto ilustrasi: IST

Tempat tidur di ruang isolasi dan ICU rumah sakit khusus Covid-19 Siloam Foto ilustrasi: IST

Setahun Covid-19, BOR di Jakarta Turun Jadi 63%

Rabu, 3 Maret 2021 | 00:34 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id - Salah satu kabar gembira satu tahun Covid-19 di Jakarta adalah tingkat Keterisian atau bed occupancy rate (BOR) untuk tempat tidur isolasi dan ICU di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 semakin menurun. Penurunan ini tidak terlepas dari tingkat kesembuhan di Jakarta yang mencapai angka 95,5% dan penambahan kapasitas RS rujukan oleh Pemprov DKI.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data terakhir hingga 28 Februari 2021, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 106 RS rujukan.

"Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 8.277, persentase keterisiannya sebesar 63% dengan total pasien isolasi sebanyak 5.254 orang. Sedangkan, untuk tempat tidur ICU sejumlah 1.135, persentase keterisiannya sebesar 69% dengan total pasien ICU sebanyak 780 orang," ujar Dwi di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

BOR ini mengalami penurunan dibandingkan data BOR pada 5 Februari dan 21 Februari 2021 lalu. Pada 5 Februari, kapasitas tempat tidur isolasi di 101 RS rujukan sebanyak 8.259 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, terisi 5.921 tempat tidur atau 72%.

Namun, pada 21 Februari, BOR tempat tidur isolasi di 101 RS rujukan menurun di mana kapasitas tempat tidur ditambah menjadi 8.321 tempat tidur dan terisi 5.461 tempat tidur atau 66% dari kapasitas yang ada.

Sementara itu kapasitas ICU juga mengalami penurunan, yakni per tanggal 5 Februari 2021 kapasitas ICU kita sebesar 1.133 dan terisi 842 atau 74%, dan pada 21 Februari 2021 kapasitas ICU sebesar 1.156, terisi 817 atau 71%.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan penurunan BOR tempat tidur isolasi dan ICU ini sejalan dengan dengan penurunan kasus aktif di Jakarta. Menurut dia, penurunan BOR menunjukkan treatment Pemprov DKI Jakarta mulai efektif.

"Hal ini menunjukkan bahwa treatment dan langkah Pemprov DKI untuk terus menambah kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU sangat efektif meningkatkan tingkat kesembuhan pasien sehingga berdampak pada berkurangnya BOR," kata Widyastuti.

Perkembangan faskes 2021

3 Januari: 98 RS

- TT Isolasi: 7.379 bed, 6.385 pasien (87%)

- TT ICU: 960 bed, 762 pasien (79%)

 

17 Januari: 101 RS

- TT Isolasi: 7.827 bed, 6.816 pasien (87%)

- TT ICU: 1.063 bed, 871 pasien (82%)

 

24 Januari: 101 RS

- TT Isolasi: 8.055 bed, 6.954 pasien (86%)

- TT ICU: 1.097 bed, 921 pasien (84%)

 

5 Februari: 101 RS

- TT Isolasi: 8.259 bed, 5.921 pasien (72%) 

- TT ICU: 1.133 bed, 842 pasien (74 %)
 

21 Februari: 101 RS

- TT Isolasi: 8.321 bed, 5.461 pasien (66%)

- TT ICU: 1.156 bed, 817 pasien (71%)

 

28 Februari: 106 RS

- TT Isolasi: 8.277 bed, 5.254 pasien (63%)

- TT ICU: 1.135 bed, 780 pasien (69%)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN