Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ibadah Haji

Ibadah Haji

Siap Layani Jamaah Haji, 98 PPIH Kemenkes Ikuti Pembekalan

Rabu, 11 Mei 2022 | 08:49 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id – Guna memastikan penyelenggaraan haji yang aman dan sehat, sebanyak 98 petugas haji yang terpilih dari proses seleksi rekrutmen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2022 menjali pelatihan kompetensi.

Baca juga:Bertolak ke Saudi, Tim Kemenag Finalisasi Layanan Katering Haji  

Para petugas haji ini mulai menjalani pelatihan kompetensi dan rencana operasional petugas haji di Lakespra dr. Saryanto Jakarta. Kegiatan pembekalan ini diikuti oleh petugas kesehatan dari berbagai profesi.

Pembekalan pelatihan dibagi menjadi tiga gelombang untuk mencegah terjadinya kerumunan peserta pelatihan. Gelombang pertama dilaksanakan pada 10-12 Mei 2022, gelombang dua akan dilaksanakan pada tanggal 12-15 Mei 2022 dan gelombang ketiga atau terakhir pada 22-25 Mei 2022.

Kepala Lakespra dr. Saryanto Marma TNI dr. Swasono menyebutkan para peserta pelatihan pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan juga menyiapkan fisik, serta mental para petugas haji agar lebih sigap dan tanggap dalam mendeteksi maupun melayani jamaah haji yang berisiko tinggi.

Hal ini penting mengingat keberhasilan dari pelayanan kesehatan jamaah haji bukan hanya sekedar keterampilan pada satu bidang saja, namun terletak pada kebersamaan dan kekompakan antar petugas kesehatan.

Baca juga: Keppres BIPIH Diteken, Biaya Perjalanan Haji Rata-rata Rp 40 Juta per Jemaah

“Pengabdian tanpa batas ini membutuhkan skill, knowledge, dan attitude yang tidak hanya terbatas pada ilmu kedokteran, perawatan dan pendukung medis, tetapi sikap yang terkoordinasi, satu komando untuk mengantisipasi kelalaian dan keterlambatan dalam pemberian tindakan yang berakibat fatal terhadap jamaah,” ujarnya dalam keterangan pers tertulis, Rabu (11/5/2022).

Sebagaimana diketahui, hal ini disampaikannya dalam upacara pembukaan pelatihan PPIH bidang kesehatan, Selasa (10/5/2022). Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kunta Wibawa Dasa Nugara mengatakan berdasarkan data evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 15 tahun terakhir, angka kematian jamaah haji Indonesia masih sangat tinggi, mencapai 2 mil per tahunnya. Dengan kuota jamaah sekitar 220 ribu maka sekitar 300-400 jamaah yang meninggal per tahunnya.

Kemenkes sendiri telah melakukan identifikasi penyebab tingginya angka kematian jamaah haji Indonesia. Berdasarkan catatan medis, kematian jamaah haji disebabkan dua faktor utama yakni usia dan perilaku jamaah.

“Perilaku ini menyebabkan jamaah kelelahan karena ritual ibadah yang tidak disesuaikan dengan kondisi fisik jamaah terutama yang berusia lanjut,” ungkap Kunta.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN