Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wali Kota Bogor Bima Arya saat melakukan sidak dan penyegelan tempat hiburan malam Zentrum di Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (17/1/2022) malam  Foto: Beritasatu.com/vento

Wali Kota Bogor Bima Arya saat melakukan sidak dan penyegelan tempat hiburan malam Zentrum di Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (17/1/2022) malam Foto: Beritasatu.com/vento

Sinyal Bima Arya Bentuk Kota Bogor Ramah Keluarga Nonalkohol

Selasa, 18 Januari 2022 | 11:15 WIB
Vento Saudale

BOGOR, investor.id   - Dalam satu bulan terakhir, Wali Kota Bogor Bima Arya telah membekukan operasional dua tempat hiburan malam (THM). Bima tampaknya mengirim sinyal bila Kota Bogor dibentuk menjadi kota ramah keluarga dan melarang usaha menjual minuman beralkohol (minol).

Awal pekan Januari lalu, Bima melakukan sidak bangunan yang rencananya akan menjadi THM Holywings. Saat itu, pengerjaan bangunan sudah mencapai 90% dan digadang-gadang Holywings terbesar di Jabodetabek.

Usai sidak, Bima memastikan tidak akan memberikan izin operasional Holywings selama menjual miras di atas 40% dan konsep night club.

Kala itu Bima menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor tidak pernah dan tidak akan pernah mengeluarkan izin bagi usaha yang akan menjual minol dengan kadar di atas 5%. Ia pun memastikan bila izin penjualan minol di atas 5% merupakan pemerintah setempat.  

“Jadi, bagi warga atau dari luar kota yang ingin bersantai menikmati minol silakan ke kota sebelah, kota tetangga, tidak di Kota Bogor,” tegas Bima, Minggu (9/1/2022).

Terbaru, Bima Arya menyegel Zentrum, Senin (17/1/2022) malam. THM yang sudah beroperasi sekitar satu tahun itu ditutup paksa dan disegel hingga waktu belum ditentukan.

Bima melihat, dari perjalanan operasional Zentrum yang berada di wilayah Bogor Timur, banyak sekali menerima keluhan dari masyarakat.

Teranyar, kasus perkelahian antarpengunjung yang berujung pelaporan polisi. Belum lagi, saat Bima melakukan sidak, seorang pengunjung mabuk dan terjatuh di lorong perjalanan pulang. Hal ini yang meyakinkan Bima untuk melakukan tutup operasional dan segel.

"Tidak ada manfaatnya tempat ini, hanya menimbulkan persoalan, keributan, orang mabuk, pajaknya pun tidak seberapa, ya buat apa? tidak ada manfaatnya untuk Kota Bogor," tegas Bima Arya.

Dalam beberapa kesempatan, khususnya pada masa pandemi Covid-19, Bima kerap melakukan sidak ke beberapa kafe, resto yang beroperasional pada malam hari.

Pekan lalu, hasil sidak ke beberapa kafe dan resto, Bima memberikan terguran kepada salah satu kafe yang masih menjual minol di atas 5%.

Investasi

Dalam beberapa kesempatan Bima menyebut, Kota Bogor tidak alergi terhadap investasi dan usaha. Hanya saja, ia meminta para pengelola untuk menyesuaikan dengan visi dan karakter Kota Bogor yang ramah keluarga serta religius.

Bima menegaskan, Kota Bogor adalah kota yang terbuka untuk investasi, ramah untuk investasi. Tapi catatannya adalah investasi yang harus sesuai dengan karakter dan visi Kota Bogor.

"Bogor adalah kota untuk keluarga, itu visinya. Bogor juga adalah kota yang religius. Karena itu seluruh investasi harus sejalan dengan visi dan karakter Kota Bogor,” jelas Bima Arya.

"Bogor yang dijual adalah aktivitas wisata alam, wisata kuliner, bukan aktivitas yang menjual minuman beralkohol,” sambung Bima.

Guna mewujudkan kota keluarga, Pemkot Bogor selalu membuat dan melakukan perbaikan fasilitas kota. Di tahun 2021 telah di bangun 25,8 kilometer jalur sepeda di Jalan Sudirman, Pajajaran, dan Ir H Djuanda.

Di bidang transportasi, pada 2021 telah dimulai penataan dengan menghadirkan 49 unit Biskita yang akan menggantikan angkutan kota di Kota Bogor. Tahun-tahun berikutnya bus yang nyaman akan terus ditambah.

Inovasi lain yang disuguhkan adalah layanan drive thru dari Disdukcapil Kota Bogor yang mempermudah urusan administrasi warga. 

Terakhir, di awal tahun Bima Arya meresmikan Alun-Alun Kota Bogor, tempat warga bercengkrama, berbagi rasa, cita dan cinta apapun latar belakangnya.

"Satu persatu masalah diselesaikan, janji ditunaikan, rencana dituntaskan. Belum semua jadi kenyataan, kita terus bersama untuk semua, kota untuk keluarga," pungkas Bima Arya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN