Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhan Prabowo Subianto. Sumber: BSTV

Menhan Prabowo Subianto. Sumber: BSTV

SMRC: Elektabilitas Prabowo Masih Teratas Walau Cenderung Stagnan

Minggu, 13 Juni 2021 | 18:29 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id   - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) jika dilaksanakan pada saat ini. Hal itu terungkap dalam hasil survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dipublikasikan di Jakarta, hari ini (13/6/2021).

Manager Program SMRC Saidiman Ahmad memaparkan, pihaknya bertanya kepada responden survei mereka soal siapa nama capres yang mereka pilih. Pertanyaan itu bersifat semi terbuka dengan 42 nama bakal nama capres yang muncul.

"Kita menemukan Prabowo Subianto di urutan pertama dengan perolehan suara 21,5%," ujar Saidiman.

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bersaing ketat di tempat kedua dan ketiga dengan peroleh 12,6 % dan 12%. Sementara kader Gerindra lainnya yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berada di posisi keempat dengan 5,5%.

Lalu diikuti dengan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil di posisi kelima dengan 4,4%. Selanjutnya adalah mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan 4,3%, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 3,2%.

Kader PDI Perjuangan yang juga Menteri Sosial Tri Rismaharini di posisi selanjutnya dengan 2,9%. Nama Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih muncul dengan 2,4%. Selanjutnya adalah Khofifah Indar Parawansa dengan 1,5% dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan elektabilitas 1,4%.

Karena hanya partai yang bisa mengajukan calon presiden, bagaimana jika capresnya hanya dari jajaran ketua umum partai? Hasil riset SMRC kembali menemukan Prabowo adalah yang tertinggi dengan raihan 21,5%, diikuti oleh Agus Harimurti dengan 3,2%, Megawati dengan 2,4%, Muhaimin Iskandar dari PKB dengan 0,9%, Surya Paloh dari Nasdem dengan 0,5%, Puan Maharani dari PDIP dengan 0,3%, Zulkili Hasan dengan 0,1%, Airlangga Hartarto dari Golkar dengan 0,1%. Soeharso Monoarfa dari PPP dan Shohibul Iman dari PKS angkanya di bawah 0,1%.

Saidiman menjelaskan, pihaknya menganalisa walau berada di puncak, tren elektabilitas Prabowo sebenarnya stagnan. Berbeda dengan Ganjar Pranowo, Anies dan Ridwan Kamil yang cenderung meningkat.

Survei SMRC sejak enam tahun lalu menemukan elektabilitas Prabowo di kisaran 20%, dengan yang paling tinggi pernah mencapai 23,9%. Sementara, misalnya Ganjar, enam tahun lalu hanya berelektabilitas nol koma, kini sudah mencapai lebih dari 12%.

"Setelah pilpres 2019, hanya Ganjar yang mengalami kemajuan signifikan dari 6,9%  menjadi 12,6%. Seperti nama Prabowo, nama-nama lain stabil," kata Saidiman.

SMRC lalu bertanya secara tertutup 15 nama, dan hasilnya Prabowo masih di puncak dengan 24,4%, diikuti Ganjar dengan 15,7%, Anies Baswedan dengan 14,3$, Sandiaga Uno dengan 7,9%, Ridwan Kamil dengan 5,3%, AHY dengan 4,2%, dan Risma dengan 4,1%.

"Ini membuktikan dukungan kepada Prabowo dengan Ganjar meningkat signifikan sementara dukungan kepada Anies tak banyak berubah," ujar Saidiman.

Ketika simulasi tertutup 8 nama, Prabowo meningkat lagi ke angka 26%, diikuti Ganjar dengan 16,3%, Anies Baswedan dengan 15,7%, Sandiaga dengan 8,3%, Ridwan Kamil dengan 5,6%, Risma dengan 5,4%, dan AHY dengan 4,7%.

Lalu simulasi 3 nama teratas saja. SMRC menemukan Prabowo di peringkat pertama dengan 34,1%, diikuti Ganjar dengan 25,5%, dan Anies dengan 23,5%.

Populasi survei ini adalah seluruh WNI yang punya hak pilih dalam pemilu, berjumlah 1220 orang yang dipilih dengan metode multstgeg random samping. Yang bisa diwawancarai secara valid adalah 1072 orang atau 88 % yang hasilnya dianalisis. Responden terpilih lalu diwawancara lewat tatap muka, dan waktunya adalah 21-28 Mei 2021. Margin of error penelitian ini adalah plus minus 3,05% pada tingkat kepercayaan 95%. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN