Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Beritasatu Photo)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Beritasatu Photo)

Soal Pilpres 2024, Jokowi Kasih Kode ke Ganjar?

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:40 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

MAGELANG, investor.id – Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal dukungan capres-cawapres di Pilpres 2024 saat acara Rakernas Projo mengarah ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Hal ini tampak dari pernyataan Jokowi “mungkin yang kita dukung hadir di sini” saat memberikan sambutan di acara Pembukaan Rakernas V Projo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (21/5/2022).

Pasalnya, kata Yunarto, hanya Ganjar yang masuk dalam radar survei teratas capres 2024 yang hadir dalam rakernas tersebut.

"Saya lebih melihat ini awal mula bahwa bahasa simbol yang kuat, katakanlah ini arah dukungan ke arah Pak Ganjar. Saya tidak tau apakah dipilihnya Magelang adalah simbol, masih belum bisa menjelaskan," ujar Yunarto Wijaya, Minggu (22/5/2022).

Baca juga: Kepuasan Publik terhadap Jokowi Meningkat Berkat Mudik 2022

Ganjar, kata Yunarto, memiliki rating popularitas dan elektabilitas paling tinggi di antara figur-figur yang disebut dalam lembaga survei kredibel. Bahkan, kata dia, Ganjar sering disebut penerus Jokowi sebagai presiden periode 2024-2029.

"Ganjar sudah rating-nya tertinggi dan ketika ditanya brand association dari Ganjar memang dia dianggap paling kuat menjadi penerus Jokowi dibandingkan dengan nama-nama lain," ungkap Yunarto.

Menurut Yunarto, figur yang didukung Jokowi akan memiliki keuntungan secara pemilih dan kekuatan partai. Apalagi, kata dia, jika Jokowi sampai akhir masa jabatannya memiliki rapor yang bagus di mata masyarakat.

Yunarto menilai Presiden Jokowi harus tepat dan cepat mengumumkan figur yang didukungnya. Selain itu, kata dia, Jokowi juga harus menggaet dukungan kepada partai koalisinya agar calon yang diusungnya kelak dapat mendapatkan dukungan dari partai-partai pendukungnya tersebut.

“Kemungkinan besar kalau seperti itu, siapapun yang didukung oleh Jokowi punya kemungkinan besar juga untuk menang,” jelas dia.

Baca juga: Panas Menuju 2024: Prabowo-Ganjar Terkuat, Anies-AHY dan Prabowo-Khofifah Jadi Alternatif

Lebih lanjut, Yunarto mengatakan Jokowi menginginkan agar stabilitas politik tidak terganggu dengan peringatannya kepada relawan agar tidak tergesa-gesa dalam menentukan pilihan dalam Pilpres 2024. Di dalam sambutannya, Jokowi juga meminta relawan agar tidak tergesa-gesa soal Pilpres 2024.

"Diartikan dua hal ya, presiden tidak ingin stabilitas politiknya terganggu. Kedua, kalau jagoan kita (Projo) akan maju, ikuti cara saya dan jangan tergesa-gesa," pungkas Yunarto.

Sebelumnya, Jokowi dalam rakernas Projo menyinggung soal dukungannya di Pilpres 2024 kepada figur yang hadir di rakernas.

"Makanya, untuk urusan politik, ojo kesusu sik. Jangan tergesa-gesa. Meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini," kata Jokowi disambut teriakan Projo, Sabtu (21/5/2022).

"Hidup pak Ganjar," teriak mereka kompak.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN