Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Primus Dorimulu/Investor Daily)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Primus Dorimulu/Investor Daily)

Tahun 2021 Momentum untuk Bangkit, Presiden Dorong Akses Setara untuk Vaksin Covid-19

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:17 WIB
Markus Junianto Sihaloho

Jakarta, investor.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia mendukung akses yang setara terhadap vaksin Covid-19 untuk negara-negara di dunia. Ia juga mengatakan bahwa tahun 2021 adalah momentum untuk bangkit, tahun untuk menjawab berbagai peluang. 

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo secara virtual pada acara International Conference: Tackling The Covid-19 Pandemic (Health, Economics, Diplomacy, and Social Perspectives), yang diselenggarakan Ikatan Alumni Unpad, Selasa (23/2/2021).

Jokowi mengatakan, saat ini semua negara dunia berpacu mengamankan kebutuhan vaksin bagi rakyatnya. "Tapi jangan lupa, kita harus terus mendorong kesetaraan akses vaksin bagi semua. Kesetaraan ini akan tercapai jika kerja sama erat antarberbagai negara dunia bisa terwujud," kata Jokowi.

Menurut Presiden, Indonesia termasuk yang beruntung. Ini karena dari awal pandemi, pemerintah sudah bergerak mengamankan akses dan komitmen penyediaan vaksin untuk Indonesia. Hasilnya, Indonesia termasuk negara pertama yang bisa memulai vaksinasi sejak Januari 2021.

Walau demikian, Indonesia takkan lupa untuk bergerak di tataran internasional. Meski tengah disibukkan dengan upaya penanganan di dalam negeri, Indonesia tetap berupaya untuk dapat berkontribusi bagi negara-negara lainnya. Dalam tataran global misalnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia terus menyuarakan kesetaraan akses terhadap vaksin bagi semua negara.

"Indonesia adalah salah satu co-chair dari COVAX AMC (Advance Market Commitment) Engagement Group. Sudah menjadi tekad Indonesia untuk mengamankan akses vaksin bagi kebutuhan nasional. Namun, Indonesia selalu berupaya untuk berkontribusi bagi negara-negara lain dan bagi dunia," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan, penanganan pandemi Covid-19 secara global memerlukan kerja sama erat antarnegara. Pandemi yang melanda setidaknya 215 negara di dunia ini tidak mengenal batas negara, sehingga penanganan komprehensif dalam lingkup global sangat diperlukan.

"Dunia tidak bisa sepenuhnya bebas dari virus ini jika masih ada satu negara saja yang belum bebas darinya. Oleh karena itu, yang paling penting agar kita dapat menangani pandemi ini adalah kerja sama, kerja sama, dan kerja sama," kata Jokowi.

Pemulihan Ekonomi
Selain melakukan penanganan dari sisi kesehatan, negara-negara dunia juga masih harus mengupayakan pemulihan ekonomi yang terpuruk sebagai dampak dari adanya pandemi ini.

"Masing-masing negara pasti sudah melakukan segala upaya untuk menanggulangi krisis ini. Namun, lebih dari itu, kita harus merancang secara akurat, lebih detail, apa yang harus kita lakukan bersama-sama dengan bangsa-bangsa lain di seluruh dunia," kata Presiden Jokowi.

Presiden juga mengingatkan kepada rakyat Indonesia, bahwa vaksinasi bukanlah satu-satunya cara untuk keluar dari krisis akibat pandemi ini. Upaya tersebut harus turut disertai dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, serta penanganan pandemi melalui pemeriksaan, penelusuran, dan perawatan yang lebih baik.

Presiden Jokowi juga meyakini bahwa pembatasan atau pola penanganan dalam lingkup mikro dapat menjadi kunci untuk menekan laju penularan pandemi. Lingkup mikro ini melibatkan hingga komunitas terbawah tingkat RT/RW.

"Tahun 2021 adalah momentum untuk bangkit, tahun untuk menjawab berbagai peluang, dan tahun untuk bertransformasi menjadi kekuatan baru. Dunia harus terus memperkuat kerja sama untuk menyelesaikan permasalahan bersama dan bangkit bersama," papar Presiden.

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN