Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Tanggap Darurat Lippo Group Berikan Bantuan Korban Gempa NTB

Gora Kunjana, Jumat, 3 Agustus 2018 | 08:22 WIB

JAKARTA - Gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (29/7) telah menimbulkan banyak korban jiwa dan rusaknya bangunan rumah penduduk dan infrastruktur.


Korban jiwa yang tercatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak 17 orang meninggal dunia, puluhan orang luka-luka dan rbuan orang mengungsi ke tenda-tenda darurat.


Tanggap Darurat Lippo Group melalui unit-unit bisnisnya turut ambil bagian dalam memberikan bantuan kepada para korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Barat.


Penyerahan bantuan dilaksanakan di kantor logistik BPBD Provinsi NTB Jalan Dr Soedjono, lingkar selatan Mataram. Bantuan diserahkan oleh Purnama selaku Store Manager Hypermart Nusa Tenggara Barat (NTB) mewakili Lippo Group dan diterima oleh Kepala Bidang Logitik BPBD Provinsi NTB , Agung Pramuja. Kamis (2/8/18).


Setiap ada kejadian bencana di berbagai pelosok Nusantara, Tim Tanggap Darurat Lippo Group senantiasa ambil bagian dalam menyalurkan bantuan melalui unit-unit bisnisnya di lokasi terdekat.


Bantuan tersebut berupa bahan pangan, obat-obatan, kebutuhan khusus wanita dan Balita serta material darurat lainnya sesuai kondisi lapangan. Diketahui. gempa bumi berkekuatan 6,4 pada Skala Richter mengguncang Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, NTB, Minggu (29/7), pukul 06.47 Wita.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTB menerima laporan sementara sebanyak 17 orang meninggal dunia, termasuk di antaranya satu warga negara Malaysia dan satu warga Makassar, Sulawesi Selatan. Satu korban meninggal dunia di Gunung Rinjani yakni WNI asal Makassar, Sulawesi Selatan. Korban bernama Muhammad Ainul Takzim (28) ini diketahui merupakan mahasiswa.


Ainul meninggal dunia diduga akibat tertimpa batu longsoran ketika berada di Rinjani. Jenazah Muhammad Ainul Takzim diperkirakan tiba di pintu Bawak Enao, Sembalun, Selasa sore (31/7).


Jumlah pengungsi saat ini mencapai 10.062 jiwa yang tersebar di 13 titik pengungsian, jumlah korban yang luka-luka sebanyak 401 jiwa. Sementara rumah yang rusak terdata 5.448 unit, 15 unit fasilitas pendidikam, 5 funit fasilitas kesehatan, 55 unit fasilitas peribadatan, 37 unit kios dan satu jembatan rusak. (is)



BAGIKAN