Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kementerian PUPR memastikan akan merelokasi rumah bagi warga terdampak bencana.

Kementerian PUPR memastikan akan merelokasi rumah bagi warga terdampak bencana.

Update Bencana NTT: 181 Meninggal Dunia, 47 Hilang

Rabu, 14 April 2021 | 18:51 WIB
Hendro D Situmorang

JAKARTA, investor.id   -  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi menyatakan perkembangan data jumlah korban bencana siklon tropis seroja yang terjadi di NTT per Rabu (14/4/2021), tercatat korban meninggal bertambah dari 178 menjadi 181 orang dan korban hilang 47 orang.

"Per hari ini yang meninggal dunia adalah 181 jiwa. Kami akui terdapat kendala yang dialami tim SAR gabungan dalam pencarian korban. Banyak dari petugas yang baru bisa menemukan korban mengingat kondisi daerahnya sangat sulit dilalui," kata Josef saat konferensi pers secara virtual, Rabu (14/4/2021).

Sementara warga yang dinyatakan hilang masih berjumlah 47 orang. Angka ini masih sama seperti kemarin. Warga yang menderita luka-luka sebanyak 250 orang. Tetapi pada umumnya luka tersebut sebagian besar luka ringan dan yang dirawat di di rumah sakit mendekati kesembuhan.

Dikatakan rata-rata mereka mengalami luka ringan dan untuk yang luka berat pun sudah ditangani di rumah sakit. Total pengungsi akibat bencana yang menimpa 19 kabupaten dan kota itu sebanyak 49.512 jiwa.

"Tetapi sudah banyak (pengungsi) yang kembali ke rumah-rumah keluarga. Bahkan kemarin ke rumah sendiri dan rumahnya tergolong rusak ringan sehingga mereka perbaiki sendiri," jelasnya.

Adapun kerugian materil akibat bencana alam di NTT yakni 17.124 rumah rusak berat, 13.652 rusak sedang dan 35.733 rusak ringan.

"Ini rumah tempat tinggal belum termasuk gedung-gedung sekolah, gedung pemerintah, gedung lainnya belum dihitung. Ini hanya rumah penduduk yang terdampak bencana," jelasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN