Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
uru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Kamis sore (2/4/2020). Sumber: BSTV

uru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Kamis sore (2/4/2020). Sumber: BSTV

Update Korona di Indonesia: Terinfeksi 1.790 Orang, Meninggal 170, Sembuh 112

Gora Kunjana, Kamis, 2 April 2020 | 15:54 WIB

JAKARTA, investor.id – Kasus korona di Indonesia berdasarkan data terakhir terhitung dari 1 April pukul 12.00 sampai hingga 2 April 2020 pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 1.790 orang positif terinfeksi korona, 170 pasien meninggal, dan 112 lainnya sembuh.

“Ada penambahan kasus konfirmasi positif yang baru sebanyak 113 sehingga jumlah total menjadi 1.790 kasus positif akumulatif,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Kamis sore (2/4/2020).

Kemudian, lanjut dia, ada 9 pasien yang sudah sembuh sehingga total menjadi 112 pasien. Ada laporan kematian dari pasien konfirmasi positif sebanyak 13 orang sehingga jumlah total menjadi 170 orang.

“Mari kita memastikan bahwa di tengah –tengah kita ada saudara-saudara kita yang rentan untuk terkena penyakit ini dan menjadi berat, yaitu orang tua, lansia apalagi disertai dengan beberapa penyakit kronis menahun, diabetes, hipertensi, dan lainnya. Mari kita lindungi mereka, jangan sampai tertular penyakit ini karena dampaknya lebih berat dibanding  yang muda yang imunitasnya baik,” katanya berpesan.

uru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Kamis sore (2/4/2020). Sumber: BSTV
uru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Kamis sore (2/4/2020). Sumber: BSTV

Oleh karena itu, Yurianto kembali mengingatkan semua orang untuk menjaga jarak kontak sosial paling tidak antara 2 meter.

“Ini bukan berarti menghentikan komunikasi sosial namun mengatur jarak fisik. Kemudian cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Hindari kebiasaan untuk menyebtuh wajah, hidung, mulut, mata, pada saat tangan kita tidak dalam keadaan bersih dan selesai dicuci,” katanya.

“Tetap aman dan produktif di rumah. Terapkan disiplin,” tambahnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN