Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto. Sumber: BSTV

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto. Sumber: BSTV

Update Korona Indonesia: 790 Terpapar, 58 Meninggal, 31 Sembuh

Rabu, 25 Maret 2020 | 16:02 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kasus korona di Indonesia berdasarkan data terakhir, Rabu (25/3) pukul 12.00 WIB menjadi 790 orang positif terinfeksi, 58 pasien meninggal, dan 31 lainnya sembuh.

“Data kami sejak kemarin pukul 12.00 sampai hari ini pukul 12.00 WIB, ada penambahan kasus positif, kasus ini hasil PCR bukan rapid test sebanyak 105 kasus, sehingga totalnya 790 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Yurianto mengklarifikasi data kasus kemarin 686 menjadi 685 karena ada satu pasien yang terdata di dua rumah sakit dengan nama yang hampir sama. Sudah dikonfirmasi di daerah.

Kemudian data pasien yang sembuh hari ini bertambah satu orang sehingga menjadi 31 orang. 

“Sementara angka kematian setelah kita lakuan verifikasi ulang ada data yang dobel sudah diperbaiki sehingga datanya adalah 55 pada hari kemarin dan hari ini ada penambahan tiga sehingga jumlahnya menjadi 58,” jelasnya.

Jaga jarak dan cuci tangan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto. Sumber: BSTV
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto. Sumber: BSTV

Dalam kesempatan itu, Yurianto kembali menekankan dua hal dalam upaya mencegah penyebaran virus ini. “Artinya berpikir jangan sampai sakit,” katanya.

Pertama, jaga jarak. Masyarakat harus menjaga jarak, atau tidak melakukan kontak interaksi sosial. Bukan hanya di luar rumah tetapi juga di dalam rumah.  

“Yang kedua, kalau ada yang sakit gunakan masker dan yang lebih penting itu semua adalah cuci tangan. Cuci tangan pakai sabun. Tidak harus hand sanitizer. Jauh lebih efektif menggunakan sabun dibanding hand sanitizer,” jelasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN