Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Vaksin Sinopharm Hasilkan Imunogenisitas Tinggi pada Orang Dewasa dan Lansia

Jumat, 28 Mei 2021 | 21:57 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, berdasarkan uji hasil pengukuran Imunogenisitas  dari  vaksin  Sinopharm menunjukkan  pembentukan antibodi  tergolong tinggi  pada orang dewasa dan lansia.

Wiku menyebutkan, vaksin Sinopharm telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) lebih dari 27 negara termasuk Indonesia sejak April 2021  dan Emergency Use  Listing (UEL) dari WHO  pada 7 Mei 2021.  

“Studi klinik fase 3 yang dilakukan lebih dari  4.200 subjek di Uni Emirat Arab  dan beberapa negara  menunjukan efikasi vaksin Covid-19 dari  produksi vaksin Sinopharm terbesar 78,02%,” kata Wiku pada  konferensi pers tentang Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Jumat (28/5/2021).

Selanjutnya, Wiku menuturkan, untuk mengetahui efektivitas  atau kemampuan vaksin Sinopharm dalam mengurangi risiko  penularan di  masyarakat, maka masih perlu adanya studi  lanjutan.

Kendati demikian, Wiku mengingatkan bahwa dalam penanganan pandemi Covid-19 tidak hanya program vaksinasi tetapi pencegahan penularan prinsipnya seluruh jenis upaya pengendalian dilakukan secara bersamaan.

“Perlu menjadi pengingat kita bersama, bahwa vaksinasi  saja belum cukup mampu memberi proteksi prima dalam mencegah penularan karena pada prinsipnya  seluruh jenis upaya  pengendalian Covid-19  saling komplemen  tidak bisa berdiri sendiri, tapi dijalankan dalam waktu yang bersamaan,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN