Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Vaksinasi Covid-19 Dimulai Januari 2021

Selasa, 1 September 2020 | 04:50 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id)

BOGOR, investor.id - Vaksinasi covid-19 akan dimulai awal Januari 2021. Sekitar 20 juta hingga 30 juta vaksin dari RRT dan Uni Emirat Arab (UEA) akan masuk mulai November 2020.

Sebanyak 170 juta rakyat Indonesia akan divaksinasi, masing-masing dua kali,” kata Presiden Jokowi dalam diskusi dengan 11 pemimpin redaksi Ibukota di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (31/8).

Setiap orang akan menjalani dua kali vaksinasi atau akan ada 340 juta vaksinasi. Lewat PT Biofarma, pemerintah kini sedang mempersiapkan produksi vaksin merah-putih.

Pada pertengahan 2021, vaksin merah-putih sudah bisa mulai diproduksi. “Ini adalah produksi kita sendiri dengan bahan baku dari dalam negeri,” kata Presiden. Sedang untuk kegiatan vaksinasi yang akan dimulai awal Januari 2021, kata Presiden, pemerintah mengimpor vaksin dari RRT dan Uni Emirat Arab (UEA) sebanyak 20 juta hingga 30 juta.

Mulai November tahun ini, vaksin itu sudah bisa mulai diimpor. Selain 20 juta-30 juta vaksin yang sudah jadi itu, pemerintah juga mengimpor bahan baku dari RRT dan UEA untuk pembuatan 290 juta vaksin.

 Bio Farma
Bio Farma

Kegiatan produksi dilakukan oleh PT Bio Farma, BUMN farmasi yang selama ini bergerak di bidang perbuatan obat dan vaksin. Bahan baku vaksin juga diimpor mulai November tahun ini.

“Semua standar dipatuhi, termasuk tiga kali uji klinis. BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan --Red) sudah diikutkan sejak proses awal, sehingga tak ada masalah lagi dengan standar,” papar Presiden.

Kegiatan vaksinasi akan diselesaikan dalam satu tahun dengan biaya negara. Vaksinasi dilakukan di puskesmas dan rumah sakit. Rakyat menerima vaksinasi secara gratis kecuali mereka yang ingin mendapatkan perlakuan khusus. Mereka yang ingin divaksinasi lebih awal akan dikenakan biaya.

Seperti diberitakan harian ini, Menteri Luar Negeri Retno dan Ketua Harian Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir pekan lalu mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) dan Tiongkok menegosiasi pembelian vaksin dan bahan baku vaksin sebanyak 290 juta-340 juta.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat mengadakan kunjungan ke Uni Emirat Arab, Sabtu (22/8).
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat mengadakan kunjungan ke Uni Emirat Arab, Sabtu (22/8).

Pembelian vaksin dan bahan baku vaksin bahkan sudah dituangkan dalam perjanjian kerjasama.

“Hasil kunjungan tersebut sangat baik dan bahkan melebihi harapan kita semula,” kata Retno Marsudi dalam keterangan persnya seusai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/8).

Dijelaskan, pemerintah menyiapkan dua pendekatan, yakni pendekatan jangka pendek dan jangka panjang. Dua pendekatan ini dilakukan sekaligus untuk menuju kemandirian produksi vaksin, yakni vaksin merah-putih.

Kasus Covid-19

Petugas gabungan melakukan aksi sosialisasi bahaya virus Covid-19 dengan mengarak instalasi peti mati jenazah Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta, Jumat (28/8/2020). Foto:  SP/Joanito De Saojoao
Petugas gabungan melakukan aksi sosialisasi bahaya virus Covid-19 dengan mengarak instalasi peti mati jenazah Covid-19 di kawasan Fatmawati, Jakarta, Jumat (28/8/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Senin, 31 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB bertambah 2.743 kasus, sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 174.796 kasus.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 yang diterima di Jakarta, Senin, pasien yang sembuh per hari ini bertambah 1.774 orang dengan total pasien Covid-19 yang berhasil pulih 125.959 orang. Kasus pasien sembuh yang sebelumnya sempat melampaui kasus positif baru kini kembali terlampaui dengan pertambahan positif Covid-19 yang signifikan di Indonesia.

Sementara untuk kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal hingga kini bertambah 74 jiwa dengan total 7.417 kematian. Jumlah tersebut didapatkan dari spesimen yang diperiksa per hari sebanyak 15.305 sampel.

Dengan pertambahan ini, jumlah spesimen yang telah diperiksa di Indonesia mencapai 2.239.642 spesimen. (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN