Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wagub DKI Jakarta AhmadRiza Patria (Ariza). Sumber: BSTV

Wagub DKI Jakarta AhmadRiza Patria (Ariza). Sumber: BSTV

Wagub Ariza: Normalisasi Sungai Terhambat Mafia Tanah

Rabu, 10 Maret 2021 | 06:30 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan salah satu kendala dalam program normalisasi sungai adalah mafia tanah. Menurut Ariza, salah satu penyebab pembebasan lahan menjadi sulit karena adanya permainan para mafia tanah.

“Kami sendiri terkait penanganan banjir, termasuk yang menjadi lambat terkait pembebasan lahan normalisasi karena terkait masalah sengketa lahan, masalah tanah, kepemilikan dan sebagainya dan juga mafia-mafia tanah,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Ariza mengatakan mafia tanah di Jakarta banyak adanya. Para mafia ini membuat sengketa tanah menjadi rumit. Karena itu, Ariza sangat mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang sudah memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas para mafia tanah di seluruh Indonesia termasuk di Jakarta.

“Kami tentu mendukung upaya yang disampaikan Pak Jokowi bahwa memerintahkan ke Kapolri Pak Sigit untuk memberantas mafia tanah. Kami sangat berterima kasih dan berharap ini bisa terus berjalan dengan cepat, dengan optimal karena memang di Jakarta ini banyak sekali masalah sengketa tanah lahan dan mafia-mafia tanah,” tutur dia.

Pemprov DKI Jakarta, kata Ariza, akan bekerja sama dengan institusi lain terkait, seperti aparat penegak hukum dan BPN dalam memberantas para mafia. Hal ini penting agar tanah-tanah milik Pemprov DKI  Jakarta, milik swasta dan milik masyarakat bisa mendapatkan legalitas yang baik, berkeadilan dan proprosional, tidak dimanupulasi atau dikuasai para mafia tanah.

“Ini memberikan hak kepada masyarakat yang memiliki tanah dengan baik. Bisa juga membeli memanfaatkan lahan untuk kepentingan ruang terbuka hijau, pemakaman, hutan kota, taman, jalan termasuk tidak kalah penting program banjir, waduk dan normalisasi,” pungkas Ariza.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN