Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria  Foto: Yustinus Patris Paat

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Foto: Yustinus Patris Paat

Wagub Riza Minta Buruh Tak Demo Berlebihan soal UMP DKI 2022

Selasa, 30 November 2021 | 12:35 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id   - Wakil Gubernur DKi Jakarta Ahmad Riza Patria meminta para buruh DKI tidak menggelar demonstrasi yang berlebihan soal upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta Tahun 2022. Pasalnya, Pemprov DKI sedang berupaya memperjuangkan kenaikan UMP lebih tinggi dari angka yang sudah ditetapkan.

"Pokoknya begini, para buruh kami minta nggak perlu merespon ini (kenaikan UMP 2022) dengan demo berlebihan," ujar Riza di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Riza mengatakan dampak demonstrasi di tengah situasi pandemi Covid-19 sangat besar. Dia mengingatkan kerumunan massa berpotensi besar terjadinya penyebaran Covid-19. Meskipun pandemi Covid-19 di Jakarta sudah terkendali, namun protokol kesehatan harus tetap disiplin dilaksanakan.

"Khawatir pertama ini masih pandemi nanti terjadi klaster penularan," tandas Riza.

Massa buruh dari berbagai elemen dalam aksi unjuk rasa menolak UMP 2021 di depan Balai Kota, Jakarta, Senin (29/11/2021).  Foto:  BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Massa buruh dari berbagai elemen dalam aksi unjuk rasa menolak UMP 2021 di depan Balai Kota, Jakarta, Senin (29/11/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Selain itu, kata Riza, demonstrasi dalam massa yang besar berpotensi disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan kepentingan di luar perjuangan buruh. Riza tidak ingin tujuan mulia dari perjuangan buruh ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan lain.

"Jangan sampai nanti demo-demo yang jumlahnya besar ada yang menyusupi. Kami tahu demo buruh semata-mata hanya untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh," ungkap Riza.

Gubernur DKI Anies Baswedan menemui massa buruh dari berbagai elemen dalam aksi unjuk rasa menolak UMP 2021 di depan Balai Kota, Jakarta, Senin (29/11/2021).  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Gubernur DKI Anies Baswedan menemui massa buruh dari berbagai elemen dalam aksi unjuk rasa menolak UMP 2021 di depan Balai Kota, Jakarta, Senin (29/11/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Lebih lanjut Riza  mengatakan pihaknya tetap menghormati langkah-langkah buruh untuk memperjuangkan kesejahteraannya. Namun, dia minta buruh memberikan kesempatan kepada Pemprov DKI untuk menemukan solusi terbaik soal kenaikan UMP DKI 2022.

"Kami hormati tapi beri kesempatan kita semua bersama terus memperjuangkan dan mencarikan solusi terbaik untuk semua, kepentingan, buruh, pengusaha dan pemerintah," pungkas Riza. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN