Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang anak sedang divakisnasi Covid-19. Foto ilustrasi: IST

Seorang anak sedang divakisnasi Covid-19. Foto ilustrasi: IST

Wamenkes:  94% Kematian di RS adalah Pasien Covid-19 Belum Divaksin

Senin, 6 September 2021 | 11:49 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan,  program  vaksinasi menjadi sangat penting dalam penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes)  angka kematian yang ada di rumah sakit 94% mereka yang belum tervaksinasi.

“Jadi  kegiatan sentra vaksinasi ini menjadi suatu gerakan penting  untuk menjamin  bahwa angka kematian akan menurun pada  mereka yang terkena Covid-19,” kata Dante pada acara peresmian Sentra  Vaksinasi Kampus UI Salemba,  Senin (6/9/2021). 

Wamenkes Dante Saksono. Foto: IST
Wamenkes Dante Saksono. Foto: IST

Dante menyebutkan, dalam program vaksinasi  Presiden menargetkan  2,3 juta dosis vaksinasi per hari untuk mencapai percepatan herd immunity  seluruh masyarakat Indonesia dengan  sasaran 208 juta orang.

Oleh karena itu, untuk mencapai target 2,3 juta per hari, Dante menuturkan, program vaksinasi ini bukan program  eksklusif dari Kemkes, tetapi juga melibatkan pihak lain seperti alumni, institusi, swasta, industri, organisasi sosial dan TNI/Polri sehingga kegiatan vaksinasi dapat dilakukan  percepatan.

Selanjutnya, Dante menyebutkan, perlunya percepatan karena pandemi dengan angka kematian meningkat. Hal ini berkaca dari kasus Covid-19 terjadi gelombang kedua yakni Juli 2021. Di mana  kasus paling tinggi terjadi pada orang yang belum divaksinasi. 

Dikatakan Dante, herd immunity  harus cepat dicapai, Kemkes sudah melakukan serangkaian analisis evaluasi  situasi  di mana herd immunity tidak lagi  mencakup sasaran vaksinasi 70% atau 80%, tetapi  jika sebagian besar masyarakat di Indonesia divaksinasi.

“Karena itu  peranan dan gerakan edukasi dari beberapa  instansi, gerakan sosial alumni  seperti hari ini merupakan salah satu  kontribusi  yang besar sekali  dalam   penyelesaian pandemi,” ucapnya.

Untuk itu, Dante mengucapkan rasa terima kasih kepada  panitia vaksinasi  di Sentra Vaksinasi UI Salemba yang telah mengambil bagian  dari sejarah penanganan pandemi.

“UI secara  keseluruhan  telah mengambil salah satu peran  di dalam upaya untuk menyelesaikan  pandemi ini  secara nyata  melalui kegiatan vaksinasi,” pungkasnya.

Selanjutnya, Dante menambahkan, selain vaksinasi merupakan bagian dari 4 pilar yang digunakan untuk menyelesaikan pandemi Covid-19 secara cepat.

Adapun 3 pilar lainnya yakni, Pertama, aspek deteksi dini, di mana testing dan tracing menjadi tulang punggung untuk melakukan upaya tersebut. Kedua, upaya terapeutik  yang membuat pedoman untuk  melakukan protokol  kesehatan  dan protokol pengobatan di rumah sakit, sehingga angka kematiannya menjadi menurun.

Ketiga, bagaimana melakukan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat mengambil bagian  di tempatnya masing-masing  untuk mengatasi pandemi ini  melalui program protokol kesehatan   yang telah dibuat pemerintah. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN