Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bagian teller BSI (Bank Syariah Indonesia)  melayani nasabah di kantor cabang BSI di Jalan S Hasanudin No 57, Jakarta Selatan   Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Bagian teller BSI (Bank Syariah Indonesia) melayani nasabah di kantor cabang BSI di Jalan S Hasanudin No 57, Jakarta Selatan Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Wapres Harap BSI Kerja Keras Wujudkan Indonesia Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:03 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo mencita-citakan agar Indonesia menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia. Banyaknya jumlah penduduk muslim di tanah air dapat menjadi pasar potensial bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa sejauh ini, Indonesia belum terwujud sebagai pusat produsen produk halal dunia. Maka itulah Pemerintah pada awal bulan ini meresmikan Bank Syariah Indonesia (BSI). Lembaga ini pun diharapkan bisa mendorong terwujudnya cita-cita Pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah di tingkat global.

“Marilah kita wujudkan cita-cita Bapak Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat gravitasi ekonomi syariah regional dan global, dan BSI sebagai pemain utamanya,” kata Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin, Kamis (25/2/2021).

Wapres Maruf Amin. Foto: IST
Wapres Maruf Amin. Foto: IST

Wapres mengatakan penggunaan prinsip syariah dalam kegiatan ekonomi merupakan pilihan masyarakat. Namun sifat syariah ini tetap universal sesuai dengan prinsip ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin yang mampu merangkul semua golongan masyarakat.

Baginya, BSI sebagai salah satu piranti ekonomi dan keuangan syariah harus menjadi sebuah pilihan yang rasional bagi masyarakat sehingga tidak menjadi eksklusif. Dengan begitu, BSI harus mampu menangkap dan memanfaatkan peluang untuk menjangkau kebutuhan kelas menengah dan generasi milenial muslim.

Menurut Wapres, saat ini kelas menengah dan generasi milenial muslim sedang berkembang. Mereka ini akan makin sadar tentang kebutuhan untuk melakukan kegiatan sesuai keyakinannya. Dan di saat sama, akan semakin meningkatkan kebutuhan akan produk layanan syariah.

"Peluang ini harus ditangkap dan dimanfaatkan dengan baik oleh BSI,” kata Wapres.

Wapres juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar BSI dapat melayani nasabah dari segala segmen. Termasuk nasabah mikro dan kecil, retail, hingga korporasi.

“Beliau tidak menginginkan bahwa kita cukup berpuas diri dengan melayani segmen mikro dan kecil, tetapi kita harus dapat membuatnya naik kelas menjadi usaha yang lebih produktif,” tutur Wapres.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi dalam acara perkenalan PT Bank Syariah Indonesia Tbk kepada pelaku pasar modal, Kamis (4/2/2021).
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi dalam acara perkenalan PT Bank Syariah Indonesia Tbk kepada pelaku pasar modal, Kamis (4/2/2021).

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi, menyampaikan harapan besar kepada BSI sebagai sebuah organisasi baru, agar dapat menjadi bank syariah kebanggaan Indonesia.

“BSI akan membangun kapabilitas global. Di tiga tahun ke depan kita bisa menjadi bank nomor 5. Kita akan menjadi kebanggaan Indonesia di masa mendatang,” ujar Hery.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN