Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Jusuf Kalla bersama Menko PMK Puan Maharani dan Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyantohadir di MoU program vokasi 3 PTS Indonesia yang terkait Sinar Mas dengan institusi pedidikan tinggi serta dunia usaha Swiss untuk peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan SDM siap kerja di Indonesia, Rabu (16/5/2019). Foto: IST

Wapres Jusuf Kalla bersama Menko PMK Puan Maharani dan Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyantohadir di MoU program vokasi 3 PTS Indonesia yang terkait Sinar Mas dengan institusi pedidikan tinggi serta dunia usaha Swiss untuk peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan SDM siap kerja di Indonesia, Rabu (16/5/2019). Foto: IST

Wapres: Pemerintah Fokus Kembangkan SDM Melalui Vokasi

GR/RAL, Minggu, 19 Mei 2019 | 12:18 WIB

JAKARTA- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah saat ini memfokuskan untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi. Oleh karena itu Indonesia melihat pentingnya bekerjasama dengan institusi pendidikan vokasi kelas dunia untuk menunjang peningkatan kualitas ini.

Wapres JK mengatakan hal itu saat menyaksikan penandatanganan MoU antara Poltek Simas Berau bersama SITECO (Swiss International Technical Connection), Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) bersama SITECO, Universitas Prasetiya Mulya bersama IMI (International Management Institute Swiss), di Swiss, Rabu (16/5/2019).

Penandatanganan ini merupakan upaya perguruan tinggi swasta Indonesia, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air dengan menerapkan sistem pembelajaran vokasi, bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang sudah kredibel di Swiss yang telah menghasilkan produk berkualitas dunia.

"Di sini 80% anak-anak tamat SMA itu larinya ke vokasi," kata Wapres JK. 

JK menjelaskan untuk membangun hal itu, diperlukan penguatan lembaga penunjang pendidikan atau pelatihan kejuruan seperti balai latihan kerja, pendidikan setingkat SMK serta politeknik.

"Oleh karena itu kita kembali memperbaiki. Sebab setelah sekian tahun pasti banyak perubahan (pembangunan pendidikan kejuruan)," ujar Wapres.

Swiss merupakan salah satu negara yang unggul mengembangkan pendidikan vokasi, khususnya dalam penerapan sistem ganda (praktik dan teori). Kesuksesan pendidikan vokasi di Swiss terletak pada hubungan pendidikan dan industri yang terintegrasi dengan sangat baik, terbukti dengan banyaknya institusi pendidikan nasional yang sudah bekerjasama dengan institusi pendidikan di Swiss seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Solo dan Cikarang, dan lain-lain.

Poltek Simas Berau menandatangani MoU bersama SITECO (Swiss International Technical Connection) dengan beberapa butir kesepahaman sebagai berikut: Lecturer Upgrading (Retooling, Doctor Program and Vocational Instructor Certification Program Laboratorium Upgrading), Lecturer and Student Exchange and Academic Management System Upgrading. Pengembangan kerja sama ini akan diterapkan di Poltek Simas Berau, dalam studi vokasi yang meliputi: (1) Teknologi Rekayasa Logistik, (2) Survei dan Pemetaan, (3) Perawatan Mesin.  Poltek Simas Berau adalah institusi pendidikan yang didirikan di Kalimantan Timur pada tahun 2018 oleh Sinar Mas, sebuah perusahaan multinasional dari Indonesia.

ITSB menandatangani MoU bersama SITECO dengan beberapa butir kesepahaman seperti; Lecturer Upgrading (Retooling, Doctor Program and Vocational instructor certification program laboratorium upgrading), Lecturer and Student Exchange and Academic Management System Upgrading, Development of Sustainable Production, and Dual Degree Program Development. ITSB adalah PTS yang yang didirikan oleh Sinar Mas Land bersama Institut Teknologi Bandung pada tahun 2010 dan terletak di Kota Deltamas Cikarang, bagian dari township development Sinar Mas Land.

Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyanto menyatakan, dengan MoU ini diharapkan keberhasilan model pendidikan dual system diterapkan dan mendorong peningkatan kualitas program vokasi di Indonesia. Penggunaan model dual system berarti mengikut sertakan Dunia Industri dan Dunia Usaha bergabung dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten pada bidang industri tertentu mulai dari penyusunan kurikulum bersama hingga praktek kerja.

Sinar Mas sendiri sudah menerapkan program pendidikan vokasi dengan model dual system pada semua pendidikan vokasi yang dimiliki oleh Sinar Mas di bidang Teknologi Pengolahan Sawit, Teknologi Pengolahan Pulp dan Kertas, dan Pertambangan.

Swiss International Technical Connection (SITECO) adalah organisasi nirlaba dari Zurich, Swiss yang mendukung program dual vocational education and training (dVET) seperti yang dilakukan di Swiss untuk disebarluaskan di negara berkembang. Menurut Prof. Urs Keller, 70 persen pelajar di Swiss menempuh pendidikan vokasi dan sisanya bersekolah di sekolah menengah umum.

Universitas Prasetiya Mulya menandatangani MoU bersama International Management Institute (IMI) dengan beberapa butir kesepahaman seperti; Student and Faculty Exchange, Double Degree in The Area of Hospitality and Event Management, Collaborative Projects in Cultural Tourism in Indonesia. Universitas Prasetiya Mulya memiliki kampus di BSD City merupakan perguruan tinggi yang didirikan oleh para pelaku usaha, diantaranya adalah mendiang Eka Tjipta Widjaja, yang juga pendiri Sinar Mas, bersama mendiang Soedono Salim dan mendiang William Soeryadjaya.

Universitas Prasetiya Mulya menawarkan program pendidikan gelar dan pelatihan di bidang manajemen bisnis dan ekonomi maupun Science, Technology, Engineering dan Mathemathics (STEM) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan komunitas bisnis dan kompetensi pelaku bisnis di Indonesia.

International Management Institute (IMI) adalah sekolah perhotelan swasta yang berbasis di Swiss. Institusi ini menawarkan program mulai dari tingkat dasar perhotelan hingga tingkat Magister Administrasi Bisnis. IMI menawarkan peluang belajar yang baik dengan kesempatan magang sebagai bagian dari program pembelajaran mereka, baik di dalam maupun di luar Swiss. IMI adalah salah satu sekolah hotel swasta berskala di Swiss (dengan maksimal 220 siswa per semester) sehingga dapat menawarkan pengalaman pendidikan yang sangat personal kepada siswa. Sekolah ini didirikan pada tahun 1991 dan kini telah menjadi salah satu institusi pendidikan manajemen perhotelan terunggul di dunia.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN