Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meluncurkan layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112 (NTPD 112). (ist)

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meluncurkan layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112 (NTPD 112). (ist)

Warga Tangerang, Ini Nomor yang Bisa Dihubungi dalam Kondisi Darurat

Rabu, 14 April 2021 | 20:09 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meluncurkan layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112 (NTPD 112). Hal tersebut dilakukan agar masyarakat lebih mudah melaporkan kondisi gawat darurat dan juga menginformasikan beragam info kepada pemerintah kabupaten (pemkab) maupun instansi terkait.

“Nomor ini bukan sekadar menangani kegawatdaruratan situasi yang ada di masyarakat, tetapi juga hal-hal yang lain menyangkut kehidupan sosial masyarakat, kesehatan dan juga kebutuhan-kebutuhan yang lain,” kata Ahmed Zaki, dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4).

Dia mencontohkan beberapa peristiwa yang bisa memanfaakan nomor panggilan darurat 112, seperti mati lampu, penerangan jalan umum yang menjadi urusan PLN, termasuk tiang listrik yang belum dipindahkan di Jalan Raya Kosambi yang berbahaya.

Ahmed Zaki mengatakan, melalui nomor tunggal 112, warga bisa melaporkan kejadian darurat dan nondarurat yang membutuhkan penanganan cepat seperti kecelakaan, bencana alam, kebakaran dan situasi darurat lainnya. “Layanan ini juga butuh komitmen bersama seluruh perangkat daerah (PD) dan instansi untuk merespons setiap laporan yang masuk demi mewujudkan layanan publik lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tegas dia.

Bupati menambahkan, selama ini, masyarakat harus menyimpan nomor layanan instansi terkait seperti Polres, PLN, dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Namun, tidak lagi dengan sekarang, dengan adanya call center 112 ini masyarakat cukup menekan satu nomor layanan, yakni 112 untuk mengadukan kondisi gawat darurat dan layanan ini bebas pulsa untuk semua operator. "Program ini nantinya harus terus-menerus disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat akan paham apa manfaat program ini,” tutur dia.

Zaki menekankan, SDM yang menjadi operator layanan harus sigap dan terampil. Mereka juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang cakap menangani berbagai laporan masyarakat sebagai pemohon/pengadu. “Hal-hal ini harus segera ditanggapi dengan cepat dan tepat agar masyarakat percaya, nomor ini bisa melayani kebutuhan dan bantuan bagi masyarakat,” imbuh dia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang Tini Wartini menjelaskan, Sistem Layanan Terpadu nomer Tunggal Panggilan Darurat 112 Kabupaten Tangerang yang terintegrasi merupakan langkah nyata mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang terbuka, partisipatif, inovatif dan akuntabel.

Dasar hukum regulasi dalam pelaksanaan NTPD 112 yang melibatkan pemerintah pusat (Kemkominfo), Pemerintah Daerah dan operator Telekomunikasi tertuang dalam permenkominfo No. 10 Tahun 2016 tentang pelayan nomor tunggal pelayanan darurat, Keputusan Dirjen PPI Nomor 112 tahun 2019 tentang pedoman teknis penyediaan pelayan nomor panggilan darurat 112 (NTPD 112 ).

"Layanan darurat 112 ini juga merupakan implementasi Smartcity dalam pengembangan transformasi digital. Koordinasi dan kolaborasi dengan tim penanganan kedarutan, baik perangkat daerah terkait, kepolisian setempat dan beragam pemangku kepentingan lainnya, seperti PLN, Perumda, dan layanan kedaruratan lainnya,” ujar Tini Wartini.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN