Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Wiku: Cakupan Vaksinasi Syarat Perubahan Level Daerah

Rabu, 15 September 2021 | 10:56 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id   - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, berdasarkan Instruksi Mendagri No. 42 Tahun 2021, indikator vaksinasi untuk penetapan level kabupaten/kota meliputi 2 aspek.

Dua aspek tersebut yaitu capaian vaksinasi pada populasi umum maupun warga lanjut usia (lansia) dan target ini berdiri bersamaan tidak terpisah, sehingga jika tidak bisa dicapai keduanya, maka level daerah harus naik.

Sebagaimana diketahui, dalam kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)  terhadap 4 level yakni 1 hingga 4 untuk menentukan kebijakan  di setiap daerah.

“Pemerintah berharap penambahan indikator ini menjadi pemicu motivasi daerah melakukan percepatan vaksinasi daerah segera. Hal ini bukan hanya kunci pelonggaran kegiatan, namun juga keselamatan dan kesehatan masyarakat," kata Wiku dalam keterangan pers diterima Beritasatu.com, Rabu (15/9/2021).

Selanjutnya, Wiku menyebutkan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan emergency use of authorization (EUA) kepada 3 vaksin Covid-19 yang menggunakan platform non replicating viral factor. Ketiganya, ialah Vaksin Sputnik V, vaksin Johnson & Johnson dan vaksin Confidencia. Ketiga jenis vaksin ini diperuntukkan masyarakat 18 tahun ke atas.

"Sedangkan dosisnya vaksin Sputnik V akan disuntikkan 2 kali dengan interval 3 minggu atau 21 hari. Sedangkan vaksin Johnson atau vaksin Confidencia akan disuntikkan masing-masing 1 kali saja," jelasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN