Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kebakaran hutan. Foto ilustrasi: beritasatu.com

Kebakaran hutan. Foto ilustrasi: beritasatu.com

Wiranto: Karhutla di Sumatera-Kalimantan Tinggal 10%

Gora Kunjana, Senin, 30 September 2019 | 12:38 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera dan Kalimantan sekarang ini tinggal 10%.

"Total dari wilayah-wilayah yang kita anggap kritis kebakaran hutan sudah berkurang 90%," katanya, saat membuka Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, seperti dilansir Antara.

Semakin berkurangnya titik api Karhutla, kata dia, menandakan upaya hujan buatan berhasil dan diharapkan segera disusul dengan turunnya hujan alami memasuki musim penghujan.

"Mudah-mudahan disusul oleh hujan beneran. Hujan sesungguhnya tentu akan menghabiskan titik-titik api di wilayah kebakaran," katanya.

Wiranto. Foto: IST
Wiranto. Foto: IST


Meski titik api Karhutla tinggal tersisa 10%, Wiranto mengakui dampak asap masih dirasakan.

Akan tetapi, kata dia, setidaknya bahaya asap dan penyakit-penyakit, seperti infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) sudah tidak terlalu mengkhawatirkan seperti sebelumnya.

"Kita sudah instruksikan para gubernur untuk melakukan suatu upaya-upaya yang lebih giat lagi, supaya titik api yang tinggal sedikit itu segera habis," katanya.

Hadir dalam Rakortas itu, antara lain Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menkominfo Rudiantara, dan Menkes Nila Moeloek.

Selain Karhutla, Rakortas itu juga membahas berbagai persoalan lain, seperti pelantikan presiden-wakil presiden, DPR, konflik Papua, penanganan gempa Ambon, dan kesiapan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA