Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja menyelesaikan pemasangan papan pengumuman tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di depan pintu masuk TMII, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pekerja menyelesaikan pemasangan papan pengumuman tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di depan pintu masuk TMII, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Yayasan Harapan Kita Tak Setor ke Kas Negara karena Pendapatan TMII Minus

Kamis, 8 April 2021 | 10:53 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  - Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) Setya Utama mengatakan Yayasan Harapan sebagai pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tidak pernah menyetorkan pendapatan ke kas negara.

"Betul," kata Setya Utama, Kamis (8/4/2021).

Setya menjelaskan penyebab pendapatan TMII tidak disetorkan ke kas negara dikarenakan pendapatan yang masuk selalu minus.

"Pendapatan selama ini minus," ujar Setya Utama.

Setya Utama, Sekretaris Menteri Sekretaris Negara. Sumber: BSTV
Setya Utama, Sekretaris Menteri Sekretaris Negara. Sumber: BSTV

Ketika ditanya alasan pengambilalihan pengelolaan TMII baru dilakukan sekarang, Setya tidak mau berkomentar lebih lanjut. Ia hanya mengatakan pengambilalihan TMII dilakukan sekarang ini atas dasar audit yang telah dilaksanakan oleh BPK.

“Kami berpijak pada dokumen resmi. Rekomendasi BPK, hasil legal audit FH UGM dan rekomendasi BPKP," terang Setya Utama.

Pekerja menyelesaikan pemasangan papan pengumuman tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di depan pintu masuk TMII, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pekerja menyelesaikan pemasangan papan pengumuman tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di depan pintu masuk TMII, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Seperti diketahui, Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) secara resmi mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita yang telah mengelola ikon wisata Indonesia itu selama 44 tahun.

Pengambilalihan tersebut dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Yayasan Harapan Kita merupakan organisasi yang didirikan oleh mendiang istri Presiden ke-2 RI Soeharto, Tien Soeharto. Yayasan itu mengelola TMII sejak 1977.

Pekerja menyelesaikan pemasangan papan pengumuman tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di depan pintu masuk TMII, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pekerja menyelesaikan pemasangan papan pengumuman tentang pengambil alihan pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di depan pintu masuk TMII, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Setelah hampir 44 tahun dikelola oleh Yayasan Harapan Kita dan tidak memberikan kontribusi kepada keuangan negara, terdapat rekomendasi dari para pemangku kepentingan, terutama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan agar menjadi lebih efektif dan memberikan kontribusi signifikan kepada negara.

Merujuk pada Keppres Nomor 51 Tahun 1977, TMII adalah milik Negara Republik Indonesia yang pengelolaannya dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita. TMII berada di kawasan strategis di Jakarta Timur, dengan luas 1.467.704 meter persegi, beserta bangunan di atasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN