Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkominfo Johnny G Plate di acara Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah 2022 di Jakarta, Selasa (6/12/2022). (IST)

Menkominfo Johnny G Plate di acara Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah 2022 di Jakarta, Selasa (6/12/2022). (IST)

P2DD Dimanfaatkan 543 Pemerintah Daerah

Selasa, 6 Des 2022 | 14:48 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyampaikan, sistem informasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) kini telah dimanfaatkan oleh 543 pemerintah daerah, yakni oleh 415 pemerintahan kabupaten, 94 pemerintahan kota, dan 34 pemerintahan provinsi.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun sangat mendukung upaya menyukseskan P2DD guna menopang digitalisasi transaksi keuangan daerah secara optimal. Dukungan tersebut diberikan melalui gerak lintas direktorat.

“Sistem informasi P2DD ini ya terkait dengan kerja kolaborasi, di antaranya penyediaan domain website, yaitu p2dd.go.id dan kelola p2dd.go.id. Pemanfaatan pusat data nasional sementara di Kemenkominfo, pemanfaatan surat elektronik pemerintah, dan aplikasi-aplikasi,” ujar Johnny, pada acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2022 yang digelar  secara hybrid, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Satgas P2DD Dukung Pengembangan Ekosistem Digital di Lingkungan Pemerintah

Advertisement

Sementara itu, Kemenkominfo juga menyediakan layanan helpdesk secara online, pengisian indeks elektronifikasi pemerintah daerah (ETP) melalui sistem informasi P2DD oleh seluruh pemerintah daerah, serta evaluasi kinerja melalui sistem informasi P2DD.

Selanjutnya, bantuan pengembangan sistem informasi P2DD, berupa penyediaan modul penilaian evaluasi tim P2DD dan interoperabilitas data indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan Kementerian PANRB.

“Di tahun 2023, Kementerian Kominfo akan melaksanakan utilisasi sistem informasi P2DD, di antaranya untuk melakukan pengisian indeks elektronikasi transaksi pemerintah (ETP) daerah,” tutur Johnny.

Kementerian tersebut juga akan terus mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan sistem informasi P2DD, terutama terkait dengan layanan, seperti pusat data nasional, surat elektronik pemerintah, dan update sistem yang ada.

“Dalam menyambut era digital yang sekarang dan yang akan datang, mari bersama-sama kita sukseskan program percepatan dan perluasan digitalisasi daerah demi mewujudkan Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju,” ungkapnya.

Baca juga: Percepatan Transformasi Digital Perluas Akses Keuangan UMKM

Ekonomi Digital

Pada kesempatan tersebut, Menkominfo juga menyampaikan, seiring dengan perkembangan perekonomian, diperkirakan total nilai tambah akibat digitalisasi secara global mencapai US$ 100 triliun tahun 2025.

Sementara itu, sebuah survei terhadap 150 lembaga pemerintahan di Asia Tenggara juga menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 telah menghasilkan sebuah digital force mindset di kawasan dengan nilai dan persentasi tertinggi di Indonesia.

Momentum digitalisasi di Indonesia juga terlihat dari nilai pembelanjaan digital yang meningkat drastis dari hanya sekitar US$ 6 miliar tahun 2020 meningkat menjadi US$ 61 miliar atau setara dengan hampir Rp 950 triliun pada 2021.

Hal tersebut menunjukkan urgensi transformasi digital nasional yang perlu untuk terus didorong dan dikselerasikan bersama-sama.

“Dengan semangat tersebut, P2DD, percepatan dan perluasan digitalisasi daerah  dilakukan untuk mempercepat implementasi salah satu komponen terpenting di dalam ekosistem ekonomi digital, yakni digitalisasi transaksi keuangan daerah,” pungkas Johnny.

 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com