Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peluncuran https://digitalcitizenship.id dilakukan dalam kegiatan webinar bertema Ruang Siber Yang Aman dan Nyaman di Era Industri 4.0. (IST)

Peluncuran https://digitalcitizenship.id dilakukan dalam kegiatan webinar bertema Ruang Siber Yang Aman dan Nyaman di Era Industri 4.0. (IST)

BSSN, ACCI, Mafindo, dan Drone Emprit Luncurkan Digital Citizenship Indonesia

Rabu, 24 Maret 2021 | 16:38 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), dan Drone Emprit meluncurkan portal pembelajaran Digital Citizenship Indonesia yang beralamatkan di laman https://digitalcitizenship.id.

Peluncuran tersebut dilakukan secara daring oleh Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN Dra Rr Retno Artinah S dalam kegiatan webinar bertema ‘Ruang Siber Yang Aman dan Nyaman di Era Industri 4.0’ yang berlangsung pada Selasa (23/3). 

Digital Citizenship Indonesia merupakan inisiatif bersama untuk meningkatkan literasi terkait keamanan dan etika di ruang siber. Inisiator awal dari portal pembelajaran ini akan dimulai dengan menyusun kerangka kurikulum dan kegiatan yang ada. Platform ini juga didukung oleh Acara Seru dan CyberHub Indonesia. 

Peluncuran platform pembelajaran tersebut dilatarbelakangi oleh keprihatinan bersama terkait literasi keamanan dan juga etika di ruang siber. Risiko kejahatan siber (cybercrime) menjadi pengetahuan yang penting untuk diketahui oleh masyarakat.

Namun, dalam praktiknya, belum banyak masyarakat di Indonesia yang memahami hal tersebut. Karena itu, masih banyak masyarakat maupun organisasi di Tanah Air yang menjadi korban dari kejahatan siber. 

Juru Bicara dari BSSN Anton Setiyawan berharap, platform Digital Citizenship Indonesia bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi Indonesia. “Mudah-mudahan dengan platform ini, kita bisa maksimalkan dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan bangsa ini,” ujar Anton. 

Founder dari Mafindo Harry Sufehmi menuturkan, Digital Citizenship Indonesia merupakan peluang yang sangat bagus untuk bergotong-royong guna membuat panduan bagi banyak orang mengenai etika digital.

“Secara komprehensif, etika digital saya belum tahu ada. Dan, saya rasa, ini peluang yang sangat bagus untuk kita garap bersama-sama, sehingga bisa menjadi panduan bagi banyak orang,” harapnya.

Ia juga berpendapat, dengan menjadi digital citizenship yang baik, kita tidak hanya membuat dunia siber menjadi lebih nyaman dan aman, tapi juga memungkinkan kita untuk bisa memanfaatkan dan sukses di dunia baru tersebut. 

Founder dari Drone Emprit Ismail Fahmi menyampaikan pentingnya pembelajaran digital citizenship untuk masyarakat Indonesia. Dia menyampaikan, hal tersebut menjadi kewajiban bersama  hukumnya.

“Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi bersama di digitalcitizenship.id, dan kita ramai-ramai gunakan itu sebagai suatu kontribusi kita bersama,” tutur Ismail. 

Baru Awal

Ketum ACCI Alex Budiyanto mengatakan, Digital Citizenship Indonesia baru inisiasi awal. Karena itu, diperlukan kolaborasi banyak pihak untuk bergotong-royong dan berkontribusi untuk memperbaiki literasi keamanan siber dan juga etika di ruang siber.

Alex pun mengajak sebanyak mungkin pihak untuk mendukung dan turut berkolaborasi dalam pengembangan materi pembelajaran Digital Citizenship Indonesia. 

“Butuh bantuan dan juga semangat gotong-royong untuk menyusun materi pembelajarannya, baik untuk anak-anak sampai orang dewasa. Untuk itu, bagi yang tertarik membantu dan ingin berkontribusi untuk bisa mengirimkan ke e-mail hi@digitalcitizenship.id,”tutup Alex. 

Rencananya, materi pembelajaran Digital Citizenship Indonesia mulai diperuntukkan bagi anak-anak playgroup, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga orang dewasa dan  orang tua yang mempunyai anak.

Inisiatif bersama tersebut pun dalam jangka panjang diharapkan bisa berdampak positif terhadap terciptanya ruang siber yang aman dan nyaman di era Industri 4.0. 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN