Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
F5 Networks. Logo: igxglobal.com

F5 Networks. Logo: igxglobal.com

F5 Perkenalkan NGINX Controller 3.0 Generasi Terbaru

Jumat, 14 Februari 2020 | 22:52 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor . Id - F5 Networks memperkenalkan NGINX Controller 3.0, sebuah solusi penyediaan aplikasi cloud-native yang dapat membantu perusahaan-perusahaan membuat bisnis mereka lebih lincah dengan risiko yang lebih rendah, serta meningkatkan pengalaman digital para pelanggan mereka.

NGINX Controller 3.0 dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, dengan menawarkan platform layanan mandiri multi-cloud pertama yang membuat friksi antara DevOps, NetOps, SecOps, dan pengembang aplikasi tidak terjadi lagi.

NGINX Controller™ menggabungkan beragam layanan aplikasi, termasuk load balancing, manajemen API, analitik, dan service mesh dengan pendekatan yang difokuskan pada aplikasi.

Dengan platform ini, pemakaian tool  yang berlebihan akan berkurang sehingga sebuah perusahaan dapat mempercepat implementasi aplikasi mereka. Selain itu, platform ini memberikan kinerja dan analitik yang jauh lebih baik, serta total biaya kepemilikan yang lebih rendah.

“Ini merupakan peluncuran produk skala besar pertama kami sejak NGINX bergabung dengan F5 pada bulan Mei 2019, dan hal ini menegaskan proposisi nilai yang unik dari NGINX dan F5 secara bersama-sama,” ujar Gus Robertson, SVP dan GM NGINX di F5 dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/2)..

Controller 3.0 menyediakan fondasi bagi pengembang dan layanan mandiri DevOps yang kapasitasnya dapat terus ditingkatkan. Selain itu, aplikasi-aplikasi milik pelanggan kini dapat dikonfigurasi oleh API terbaru.

“Kami telah merancang pengalaman pengguna yang dipusatkan pada aplikasi, yang merupakan aset yang paling dipedulikan oleh perusahaan. Ini sangat berbeda dengan solusi-solusi sebelumnya yang fokusnya pada infrastruktur,” katanya.

Sebagai solusi cloud-agnostic (dapat dijalankan pada lingkungan cloud mana pun), NGINX Controller memberi kemudahaan kepada para pelanggan untuk menghadirkan dan mengotomatisasi berbagai layanan aplikasi yang lebih komprehensif dan konsisten di di lingkungan multi-cloud. Integrasi NGINX Controller dengan vendor tool CI/CD utama seperti Ansible dan Datadog juga akan sangat membantu tim DevOps.

Developer Portal dapat membantu pengembang melihat dokumentasi untuk API yang ditampilkan melalui Controller. Certificate manager yang terpasang menyimpan sertifikat SSL/TLS secara aman agar mudah dikaitkan dengan aplikasi.

Selain itu, platform ini memangkas biaya modal dan operasional secara signifikan karena tidak ada lagi tool yang digunakan secara berlebihan, seperti yang banyak dihadapi perusahaan-perusahaan saat ini.

NGINX Controller tidak hanya dapat mendukung perusahaan-perusahaan ketika mereka pindah ke cloud baru atau mengadopsi teknologi baru yang menyederhanakan dan mempercepat penerapan aplikasi modern, tetapi juga membantu mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan.

Memberdayakan Tim

Solusi-solusi penyediaan aplikasi dan manajemen API tradisional seringkali menyesuaikan dengan infrastruktur yang mendasarinya bukan dengan aplikasinya itu sendiri. Hal ini menyulitkan pengelolaan kinerja aplikasi dan juga mempertahankan visibilitas aplikasi.

Dengan NGINX Controller 3.0, para pelanggan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi tim mereka yang fokus pada pengembangan aplikasi-aplikasi modern serta memastikan agar tata kelola dilakukan secara tepat. Personil DevOps, NetOps, SecOps, dan AppDev kini dapat menikmati manajemen layanan mandiri dan pemantauan  aplikasi secara tersendiri berdasarkan peran, serta alur kerja yang dirancang untuk mendukung kolaborasi tanpa batas di seluruh tim fungsional.

Dashboard intuitif yang berisi data real-time yang berpusat pada aplikasi dapat membantu mereka memahami keamanan dan kinerja aplikasi dengan cara yang mudah.

“Ketika perusahaan-perusahaan semakin bergantung pada arsitektur aplikasi modern untuk memberikan pengalaman digital kepada pelanggan, mereka membutuhkan kemampuan untuk menerapkan dan mengelola layanan di berbagai lingkungan dan lokasi,” ujar Clint Huffaker, Technical Solutions Architect di World Wide Technology.

NGINX Controller menyediakan analitik dan informasi berharga untuk membantu aplikasi dalam beradaptasi, melindungi, memperbaiki, dan mendorong pencapaian bisnis, termasuk mengatur ambang batas yang dikaitkan dengan uptime dan kinerja. Dengan demikian, para anggota tim memiliki kemampuan cerdas untuk meningkatkan kinerja aplikasi berdasarkan kondisi saat ini, serta memasukkan pembelajaran dan analisis tren ke dalam siklus pengembangan yang sedang berlangsung.

Waktu yang diperlukan untuk memperbarui aplikasi, baik untuk perluasan penggunaan ataupun untuk menambahkan fitur keamanan berdasarkan ancaman baru, juga dapat dikurangi secara signifikan. Pengguna juga dapat memperoleh metrik historis dan melihat berbagai kejadian melalui penggunaan API - sebuah keputusan desain yang dibuat untuk mengoptimalkan pengalaman DevOps.

“NGINX telah terbukti merupakan paket software yang paling banyak diadopsi berdasarkan laporan tahunan Container and Orchestration kami, dan sangat diperlukan untuk menjalankan layanan terdistribusi,” kata Michael Gerstenhaber, Director of Product di Datadog.

Selain itu, tersedia juga opsi penyimpanan yang fleksibel guna memastikan agar data analitik selalu dapat diakses kapan saja dan di mana saja ketika diperlukan, bahkan ketika terjadi gangguan. Kemampuan ini dapat meningkatkan visibilitas di seluruh metrik kinerja sehingga para pelanggan dapat menyediakan aplikasi tradisional maupun modern sesuai kebutuhan.

“Otomatisasi dalam pipeline CI/CD selalu menjadi sarana penting bagi perusahaan agar bisa menyediakan aplikasi, layanan, dan pengalaman digital yang berbeda secara lebih efisien,” tutur Tom Anderson, Senior Director, Ansible Automation, Red Hat

 

 

 

 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN