Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Fitur TokoCabang di Tokopedia. (IST)

Fitur TokoCabang di Tokopedia. (IST)

Pebisnis Lokal di Tokopedia Berbagi 5 Tips Jualan Online

Selasa, 8 Juni 2021 | 20:36 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dua pebisnis lokal, Maxim (alat masak) dan Kintakun (sprei dan bedcover), membagikan tips meraih untung berkali lipat dalam berjualan online. Salah satunya dengan memanfaatkan TokoCabang, layanan pemenuhan pesanan (fulfillment service) dari Tokopedia.

“Kehadiran TokoCabang di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, dan Palembang, diharapkan dapat menjawab tantangan logistik antarpulau dan membantu pelaku usaha memaksimalkan keuntungan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh penjuru negeri,” ujar Head of Fulfillment Tokopedia Erwin Dwi Saputra, dalam keterangannya, Selasa (8/6).

General Manager Maxim Dwiarta Alim pun berbagi tips cara berjualan dengan memanfaatkan TokoCabang. Pertama, hadirkan inovasi yang relevan. Sama-sama berawal dari kanal offline, Maxim dan Kintakun akhirnya kini berinovasi untuk memanfaatkan kanal digital dalam berbisnis.

“Ini adalah upaya kami untuk terus relevan dengan tren dan kebutuhan masyarakat, ” tutur Dwiarta.

Menurut dia, platform digital seperti Tokopedia telah membantu Maxim meningkatkan kepuasan pelanggan lewat berbagai fitur maupun layanan, salah satunya TokoCabang. “Sejak menggunakan TokoCabang pada Mei 2020, pesanan telah naik hingga dua kali lipat,” tambahnya.

Chief Operating Officer Kintakun Vincent Saputera juga mengungkapkan, TokoCabang bisa mendorong kenaikan pesanan di toko Kintakun lebih dari tiga kali lipat. “Kami juga terus melakukan inovasi produk untuk mempertahankan pelanggan dan menarik calon pembeli baru,” tutur Vicnent.

Menambahkan Dwiarta, Vincent memberikan tips kedua berjualan memanfaatkan TokoCabang, yakni dengan maksimalkan potensi sekitar. Dia menjelaskan bahwa bisnis Kintakun berangkat dari kondisi dan potensi masyarakat sekitar.

“Awalnya, ada sebuah pabrik dekat rumah yang bangkrut dan harus merumahkan semua karyawannya. Melihat kondisi ini, kami tergerak menciptakan peluang bisnis dan memberdayakan mereka yang terkena PHK tersebut,” jelasnya.

Tips ketiga, puaskan lebih banyak pembeli. TokoCabang pun memungkinkan penjual menitipkan setok di gudang-gudang pintar Tokopedia di wilayah dengan jumlah permintaan tinggi.

Untuk menjangkau pembeli baru sekaligus mengatasi lonjakan pesanan, Dwiarta pun menyarankan penggunaan layanan TokoCabang karena layanan pengirimannya yang cepat dan hemat, sehingga menjadi incaran masyarakat.

“Lonjakan pesanan di toko kami (Maxim) yang mencapai 3.000 transaksi per bulan dapat teratasi dengan baik berkat pemanfaatan TokoCabang. Mulai dari menerima pesanan, mengemas, hingga mengantarnya ke kurir, semua bisa dibantu oleh TokoCabang,” jelas Dwiarta.

Tips keempat, pakai Bebas Ongkir Extra. Ada beberapa fitur tambahan yang bisa dimanfaatkan penjual di TokoCabang, salah satunya Bebas Ongkir Extra. “Dengan adanya fitur ini, pembeli dari berbagai daerah, seperti Maluku dan Papua, tidak perlu khawatir lagi dengan biaya pengiriman,” imbuh Vincent.

Kelima, kelola setok produk dengan baik. Melalui banyaknya fitur hingga pembaruan dasbor yang lebih komprehensif, TokoCabang memudahkan pelaku usaha mengelola setok produknya.

“TokoCabang sangat membantu proses operasional, sehingga kami dapat fokus mengembangkan produk dan bisnis dengan lebih mudah,” tutup Dwiarta.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN