Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nirwono Joga. Sumber: BSTV

Nirwono Joga. Sumber: BSTV

Kota dan Kebangkitan Perekonomian

Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:31 WIB
Nirwono Joga *)

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir, kota dihadapkan pada sejumlah tantangan serius. Selain pengendalian penyebaran Covid-19, dihadapkan pada kondisi ruang dan lahan kian menyempit, kesenjangan kayamiskin melebar, permukiman padat penduduk, kriminalitas meningkat, iklim dan cuaca berubah.

Kota cenderung tumbuh meluas tidak terkendali. Sehingga membuat kota semakin sulit memberikan layanan dasar (sandang, pangan, papan) dan layanan masyarakat (administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan) bagi warga dengan layak dan memadai.

Perjalanan ke kota inti dari kota satelit semakin tidak efisien, boros waktu, tenaga, dan biaya. Oleh karenanya, kota harus direncanakan, dirancang, dibangun, dikelola, dan dievaluasi mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah perlu mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama ini dalam membangun kota. Kota harus fokus

pada inovasi, performa, kesehatan, kualitas hidup, kesejahteraan, dan pertumbuhan ekonomi kala tatanan normal baru.

Kota perlu saling bergandengan tangan menghadapi perubahan dinamis. Berkolaborasi mengkreasi bersama mencari solusi untuk mengatasi persoalan kota sekaligus mengendalikan penyebaran Covid-19. Kecerdasan, gairah, motivasi, imajinasi, dan kreativitas warga diharapkan mampu menggantikan sumber daya kota konvensional, seperti lokasi, sumber daya alam, keterbatasan dana, akses ke pasar.

Membangun kota adalah membangun masa depan. Masa depan ada di tangan anak-anak muda. Maka kolaborasi dengan anak-anak muda dalam membangun kota adalah keharusan. Melalui kokreasi bersama anak muda, cara berpikir dan bertindak yang berbeda dalam mengatasi persoalan kota akan menghasilkan solusi baru yang lebih segar, inovatif, dan kreatif.

Kota membutuhkan banyak energi generasi muda kreatif kala tatanan kehidupan normal baru. Kota memerlukan semangat kreativitas tinggi dan membangun iklim kerja kota yang menunjang. Kota menyediakan tempat dan waktu kerja yang lebih luwes untuk memantik kreativitas, serta suasana kerja yang kolaboratif.

Kota harus mampu menampilkan sebuah kebudayaan, sikap, dan cara berpikir terbuka terhadap pemikiran imajinatif, penuh dengan inisiatif dan inovatif. Kota harus menelusuri jejak sejarah dan keadaan sekarang, serta menilai ulang sumber daya, prospek dan potensi kota. Kolaborasi warga kota mensyaratkan kualitas motivasi, semangat kota, kepedulian, komunikasi jelas, pemikiran luas, keterbukaan, inspirasi, aspirasi, par tisipasi, kemampuan beradaptasi, dinamis, rancangan kepedulian, kepekaan apresiasi, kebanggaan profesional, kepemimpinan, dan visi.

Kokreasi berupaya memadukan antara kepentingan praktis dengan ide konseptual yang menguntungkan dan memberikan manfaat ekonomi inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian alam.

Untuk mengolaborasi warga kota diperlukan masyarakat yang kritis, identitas dan keunikan/kelangkaan, kapasitas inovatif, keberagaman dan aksesibilitas, keamanan dan keselamatan, keterhubungan dan sinergi, semangat kompetitif, kapasitas berorganisasi, dan kepemimpinan.

Kepribadian dan karakter warga dan komunitas masyarakat merupakan aset berharga kota yang harus diberdayakan secara optimal dan positif.

Setiap kota memiliki keunikan, keberagaman, vitalitas, dan ekspresi berbeda yang tidak ditemukan di tempat lain.

Untuk itu perlu ada keterbukaan, kepercayaan, kemudahan aksesibilitas, dan partisipasi masyarakat. Tumbuhkan jiwa kewirausahaan, eksplorasi, dan inovasi yang dinamis. Kedepankan kepemimpinan yang strategis, kerakyatan, dan bervisi jauh ke depan. Potensi pengembangan dan lingkungan kota yang memberikan pembelajaran, kemudahan komunikasi, keterhubungan konektivitas, jejaringan, dan dukungan media massa yang kuat.

Tempat dan pembentukan tempat kerja kreatif yang tersebar akan menghidupkan perekonomian kota. Ada lima hal yang dapat memengaruhi produktivitas kota, yakni kepadatan penduduk yang relatif tinggi; kedekatan jarak antarkegiatan dan antarfungsi; keragaman jenis aktivitas; konektivitas dan keterbukaan informasi; serta keinginan selalu maju, berkembang, berkompetisi, dan berinovasi.

Tugas pemerintah menyusun kerangka regulasi (pendanaan, kelembagaan, mekanisme evaluasi, pengawasan), memberikan insentif yang inovatif, dan menentukan sektor utama sebagai penghela gerbong perekonomian kreatif kota. Pemerintah dituntut mampu berkolaborasi menciptakan pusat- pusat keunggulan kawasan.

Pemerintah dapat mengalokasikan dan mensikronisasikan anggaran daerah untuk berbagi beban keuangan dalam pembangunan daerah bersama. Semua daerah bisa berkolaborasi untuk saling memperkuat keunggulan masing-masing.

Daerah dengan potensi pariwisata berbagi peran dengan tetangga daerah untuk mengembangkan pendidikan pelatihan, menyelenggarakan festival, menyediakan penginapan, memasok makanan minuman, beragam destinasi wisata, hingga mengolah sampah industri pariwisata.

Daerah potensi pertanian bersama daerah sekitarnya bisa mengembangkan pertanian ramah lingkungan, memasok kebutuhan pupuk, melakukan pendidikan pelatihan, memproduksi alat pertanian, mendistribusikan hasil pertanian secara terpadu.

*) Direktur Eksekutif Pusat Studi Perkotaan

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN