Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Achmad Deni Daruri

Achmad Deni Daruri

Payment System (Fee Based) Mempercepat Pencapaian SDGs

Kamis, 15 Oktober 2020 | 23:49 WIB
Achmad Deni Daruri *)

Sosialisasi dan peningkatan pemahaman pemangku kepentingan khususnya regulator terkait fee based income pada industri perbankan se hubungan dengan percepatan pen capaian 17 Sustainable Development Goals (SDGs) masih sangat kurang di banyak negara, termasuk juga di Indonesia.

Padahal payment system yang bersifat fee based payment system justru mempercepat pencapaian SDGs secara konsisten, terukur dan transparan. Konsisten karena fee based payment system mampu mengatasi mi tigasi krisis ekonomi akibat pan demi Covid-19, di mana aktivi tas pembayaran dengan teknologi pembayaran justru mendukung aktivitas perekonomian secara sehat.

Hal tersebut sekaligus mempercepat pencapaian 17 SDGs dengan 169 capaian yang terukur dan teng gat yang telah ditentukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai agenda dunia pembangunan un tuk kemaslahatan manusia dan bumi. Tujuan ini dicanangkan ber sa ma oleh negara-negara lintas pemerintahan pada resolusi PBB yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015 sebagai ambisi pembangunan ber sama hingga tahun 2030.

Tujuan tersebut merupakan kelanjutan atau pengganti dari Tu juan Pembangunan Milenium yang ditandatangani oleh pemim pin-pemimpin dari 189 negara se ba gai Deklarasi Milenium di mar kas besar PBB pada tahun 2000 dan tidak berlaku lagi sejak akhir 2015.

Tujuan pertama adalah pengentasan segala bentuk ke mis kinan di semua tempat.

Tujuan kedua adalah mengakhiri ke laparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan nutrisi, serta menggalakkan pertanian yang berkelanjutan.

Tujuan ketiga adalah menggalakkan hidup sehat dan mendukung kesejahteraan untuk semua usia.

Tujuan keempat adalah memastikan pendidikan berkuali tas yang layak dan inklusif serta mendorong kesempatan belajar se umur hidup bagi semua orang.

Tujuan kelima adalah mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan. Tujuan keenam adalah menjamin akses atas air dan sanitasi untuk semua.

Tujuan ketujuh adalah me mastikan akses pada energy yang terjangkau, bisa diandalkan, ber kelanjutan dan modern untuk semua.

Tujuan kedelapan ada lah mempromosikan pertumbuh an ekonomi berkelanjutan dan inklu sif, lapangan pekerjaan dan pe kerjaan yang layak untuk semua.

Tujuan kesembilan adalah membangun infrastruktur yang kuat, mempromosikan industrialisasi ber kelanjutan dan mendorong inovasi.

Tujuan kesepuluh mengurangi kesenjangan di dalam dan di antara negara-negara.

Tujuan kesebelas ada lah membuat perkotaan menjadi in klusif, aman, kuat, dan berkelanjutan.

Tujuan keduabelas adalah memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

Tujuan ketigabelas adalah mengam bil langkah penting untuk me lawan perubahan iklim dan dampaknya.

Tujuan keempatbelas adalah pe lindungan dan penggunaan sa mudera, laut dan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Tujuan kelimabelas adalah mengelola hutan secara berkelanjutan, melawan perubahan lahan men jadi gurun, menghentikan dan merehabilitasi kerusakan lahan, menghentikan kepunahan ke aneka ragaman hayati.

Tujuan keenambelas adalah mendorong masyarakat adil, damai, dan inklusif. Dan terakhir tujuan ketujuhbelas adalah menghidupkan kembali kemitraan global demi pembangunan berkelanjutan.

Sistem pembayaran berbasis fee based mempercepat pencapaian se mua tujuan tersebut secara transparan. Perbankan pembayaran yang berbasis fee based memungkin kan transaksi ekonomi secara sehat sehingga dampak negatif Covid- 19 dapat ditekan.

Efisiensi biaya melalui sentralisasi aktivitas back office sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi secara economic of scale dan scope agar men capai cost leadership bagi layanan transaksi yang mendorong bukan hanya daya saing perbankan nasio nal tetapi juga velocity of money se bagai instrument pencapaian target-target SGDs.

*) President Director Center for

Banking Crisis

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN