Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rupiah Berpotensi Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Acuan AS. 
Sumber : Antara

Rupiah Berpotensi Tertekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Acuan AS. Sumber : Antara

Kadin Perkirakan Perputaran Uang di Daerah Mudik Selama Idulfitri Mencapai Rp 42 Triliun

Selasa, 3 Mei 2022 | 16:26 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id- Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang memprediksikan akan terjadi perputaran uang di kisaran Rp 28 triliun hingga Rp 42 triliun selama libur Idulfitri 1443 Hijriyah.  

"Dengan asumsi jika jumlah yang mudik sekitar 85 juta orang dan  rata-rata per keluarga 3 orang maka jumlah yang mudik lebih kurang 28 juta keluarga," kata Sarman Simanjorang, Selasa (03/05/2022). 

Kemudian, lanjutnya, jika rata-rata per keluarga membawa minimal Rp 1 juta saja, maka uang yang mengalir ke daerah paling sedikit Rp 28 triliun, jika membawa rata-rata Rp 1,5 juta per keluarga maka potensi perputaran dikisaran Rp 42 triliun. 

Baca juga: Finpay Tebar THR Hari Raya Idulfitri 1443 H

"Kita menghitung angka yang moderat dan minimal, mengingat sebagian besar keuangan masyarakat kita masih belum pulih dan belum semua mendapatkan THR, namun semangat pulang kampung akibat dua tahun tidak bersilaturahmi menjadi dorongan hati yang tidak dapat terbendung," ujar Sarman Simanjorang.

Sarman menjelaskan uang yang mengalir ke daerah mudik tersebut sekitar 25% dari uang tunai yang disiapkan Bank Indonesia untuk kebutuhan selama Idulfitri 2022 sebesar Rp 175,2 triliun yang meningkat 13,42% dari periode yang sama tahun 2021. 

Uang tersebut, kata Sarman, sekitar 58%  mengalir paling banyak di Pulau Jawa, diantaranya du Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jogyakarta, Jabodetabek dan Banten. Kemudian ke Wilayah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali, NTB, dan Maluku/Papua.

"Perputaran uang yang sangat besar ini akan menggenjot tumbuhnya konsumsi rumah tangga yang sangat tajam dan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II-2022 yang ditargetkan sebesar 7%," kata Sarman.

Baca juga: Masih Ada? Ini Tips Alokasinya Biar Gak Habis Sia-sia

Jika hal ini tercapai, lanjutnya, tentu akan dapat memberikan kontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2022 sebesar 5%-5,5%. Artinya, momentum Idulfitri tahun ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. 

"Tentu kita dari pelaku usaha berharap agar masyarakat agar tetap prokes selama perjalanan mudik dan merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Kita belum bebas dari Covid-19, Disiplin kita semua sangat diharapkan agar pascaliburan Idulfitri tidak terjadi kasus baru lonjakan Covid-19 yang akhirnya akan menghambat proses pemulihan ekonomi kita," jelas Sarman.

Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta ini meminta penduduk daerah tujuan agar dapat memanfaatkan momentum liburan mudik tahun ini menjadi peluang usaha dengan menjual berbagai makanan khas daerah, seperti batik atau suvenir khas daerah yang diminati para pemudik untuk dibawa kembali ke kotanya. 

"Sehingga liburan Idulfitri tahun ini dapat memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. Kita doakan semua agar yang pulang kampung selamat dalam perjalanan dan juga selamat kembali ke kota masing masing dan meninggalkan susuatu yang berkesan bagi keluarga," ungkap Sarman.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN