Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jamkrindo Syariah. Sumber: bumn.go.id

Jamkrindo Syariah. Sumber: bumn.go.id

Agustus, Volume Penjaminan Jamsyar Capai Rp 20,56 Triliun

Kamis, 10 September 2020 | 20:01 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) membukukan total penjaminan mencapai Rp 20,86 triliun atau tumbuh sebesar 15,57% secara tahunan (year on year/yoy). Pencapaian tersebut diikuti sejumlah indikator keuangan lain yang bergerak positif saat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Jamsyar, rata-rata pertumbuhan volume penjaminan perseroan dari 2015 sampai 2019 sebesar 64,76% per tahun. Adapun jumlah terjamin yang dicatatkan perseroan sebanyak 1,38 juta terjamin. Pada saat yang sama, pertumbuhan aset dan ekuitas Jamsyar masing-masing sebesar 39,06% (yoy) dan 23,66% (yoy).

Direktur Utama Jamsyar Gatot Suprabowo menyampaikan, berdiri pada September 2014, bisnis perseroan tumbuh dengan cepat. Hal tersebut tercermin dari sejumlah indikator keuangan yang tetap terjaga baik saat pandemi Covid-19. Seperti sampai Agustus 2020,  total aset sebesar Rp 1,25 triliun atau tumbuh 18,22% (yoy) . Sedangkan ekuitas Jamsyar di posisi yang sama adalah sebesar Rp 658,43 miliar atau tumbuh 18,06% (yoy).

"Pertumbuhan aset dan ekuitas tersebut disebabkan oleh pertumbuhan bisnis dan penambahan modal seiring dengan meningkatnya kepercayaan pemegang saham," ucap dia melalui keterangan tertulis, Kamis (10/9).

Dia mengemukakan, dengan kinerja yang cukup mentereng tersebut, sampai Agustus 2020 perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 20,87 miliar. Nilai itu menambah pencapaian Jamsyar yang telah mengoleksi laba sejak 2015 sebesar Rp 83,86 miliar, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar Rp 57,27%.

Gatot mengemukakan, pihaknya optimistis laba sampai akhir tahun masih mampu dibukukan positif dengan melihat loyalitas dari mitra perseroan.

"Kami optimistis tetap membukukan laba pada pada tahun 2020 meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya", ucap dia.

Dia menilai, peningkatan jumlah terjamin yang dijamin dari tahun ke tahun tersebut menunjukkan bahwa peran Jamsyar cukup besar dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.

Di samping itu, dengan peningkatan jumlah terjamin akan membantu perkembangan usaha dari terjamin sehingga berpengaruh positif terhadap peningkatan lapangan kerja baru dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Pada masa pandemi, kata Gatot, peran penjaminan dipandang sangat efektif dalam pemulihan ekonomi nasional. JamSyar dipercaya untuk ikut serta dalam Program Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program PEN ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan program pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian.

Dia menuturkan, kinerja yang telah dicapai JamSyar tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh stakeholder, baik stakeholder eksternal maupun internal. Hingga saat ini JamSyar telah bekerja sama dengan 55 mitra kerja yang terdiri dari Bank Syariah,

Unit Usaha Perbankan Syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Syariah, Perusahaan Pembiayaan Syariah, Asuransi Syariah, dan Lembaga Lainnya.

Alhamdulillah, atas kepercayaan dan dukungan seluruh stakeholders serta loyalitas dan integritas yang tertanam dalam hati seluruh insan JamSyar, JamSyar mampu tetap exist dan  survive dalam menghadapi tantangan pada masa pandemi Covid-19 “, tutur Gatot.

Di usia yang ke-6, ungkap dia, Jamsyar telah memiliki gedung sendiri guna meningkatkan brand image perseroan. Gedung tersebut berlokasi di Jalan Let. Jend. Soeprapto di Jakarta Pusat. Adapun jaringan layanan Jamsyar saat ini berjumlah 14 kantor yaitu 8 kantor cabang dan 6 kantor unit pelayanan yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

Di tahun ini, JamSyar berencana untuk  menambah jaringan kantor. Saat ini perseroan dalam proses pengurusan izin OJK untuk menambah 3 kantor cabang yang ditingkatkan statusnya dari kantor unit pelayanan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN