Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Donatur sampah plastik sumbangkan sampah untuk diubah jadi bahan bakar solar. ( Foto: Istimewa )

Donatur sampah plastik sumbangkan sampah untuk diubah jadi bahan bakar solar. ( Foto: Istimewa )

Allianz Indonesia Berikan Dana Rp 230 Juta untuk Dukung Kegiatan Get Plastic Foundation

Sabtu, 20 Februari 2021 | 18:31 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli memberikan dukungan dana sebesar Rp 230 juta kepada lembaga sosial Get Plastic Foundation untuk menjalankan proyek Get Plastic Learning Center di Badung, Bali, dan pembuatan satu mesin pirolisis yang mampu mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar solar.

Bantuan itu merupakan wujud kepedulian Allianz Indonesia dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari. Langkah ini sekaligus menjadi upaya Allianz Indonesia menjaga kepeduliannya terhadap lingkungan melalui kolaborasi dengan lembaga sosial masyarakat Get Plastic Foundation yang memenangkan kompetisi Social Innovation Fund (SIF) pada 2020.

SIF sendiri bertujuan mengangkat budaya inovasi, dan mendukung terciptanya inklusi sosial yang berkelanjutan di masyarakat.

“Kami berupaya menghadirkan inovasi sosial yang berdampak positif bagi masyarakat, dan salah satu caranya adalah berkolaborasi dengan komunitas yang misinya sejalan dengan tanggung jawab sosial perusahaan kami. Harapan kami, Get Plastic Learning Center bisa menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola sampah plastik, bahkan bisa memanfaatkannya menjadi barang yang bernilai,” ujar Ketua Yayasan Allianz Peduli Ni Made Daryanti, dalam siaran pers Sabtu (20/2).

Get Plastic Learning Center yang resmi dibuka pada Juni 2020 memiliki rumah bambu sebagai area serba guna untuk berbagai kegiatan. Di samping itu terdapat juga ruang kerja yang digunakan sebagai tempat pengolahan sampah plastik, dan bengkel pembuatan mesin pirolisis. Selain memberikan edukasi tentang sampah plastik, di Get Plastic Learning Center masyarakat pun bisa mendonasikan sampah plastik yang sudah dipilah untuk diolah menjadi bahan bakar solar. Bahan bakar solar yang terkumpul ini tidak diperjualbelikan, namun disumbangkan kembali ke masyarakat yang membutuhkan seperti digunakan untuk operasional angkut sampah, upacara ngaben, dan lain sebagainya.

Ketua Get Plastic Foundation Dimas Bagus Wijanarko mengungkapkan, pembangunan Get Plastic Learning Center memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan tujuan tidak ada lagi sampah plastik yang terbuang. Meski begitu, harus diakui adanya pandemi membawa tantangan tersendiri, karena jumlah donasi sampah plastik tidak sebanyak biasanya menyusul tutupnya sebagian besar bank sampah di Bali.

"Namun, kami menyiasatinya dengan mengunjungi rumah ke rumah untuk jemput sampah sekaligus tetap memberikan edukasi. Jika biasanya setiap bulan kami bisa mendapatkan kurang lebih 120 kg sampah plastik, selama pandemi ini hanya mencapai setengahnya. Hal ini tidak menyurutkan semangat kami karena meski kuantitas berkurang, selama masih tetap berjalan artinya kesadaran masyarakat tetap ada,” kata Dimas.

Mengingat permasalahan sampah dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, Allianz Group menunjukan peran sertanya dalam tujuan jangka panjang yakni mencapai climate neutrality (netralitas iklim), atau mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak mungkin hingga mencapai 0% emisi pada 2050. Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal ini adalah dengan mengurangi sampah plastik. Pasalnya, proses penguraian sampah plastik dapat melepaskan emisi gas rumah kaca seperti metana, dan etilen di mana keduanya mampu menjebak panas di atmosfer dan semakin memperparah pemanasan global.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN