Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi PNM. (Foto: Istimewa/Beritasatu.com)

Ilustrasi PNM. (Foto: Istimewa/Beritasatu.com)

Bidik 10 Juta Nasabah, PNM Proyeksi Lampaui Grameen Bank

Senin, 26 April 2021 | 06:09 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memproyeksikan bisa merambah 10 juta nasabah UMKM di tahun ini. Dengan begitu, perseroan berharap bisa melampaui cakupan dari Grameen Bank.

"Per hari ini tanggal 24 April 2021, jumlah nasabah atau pelaku UMKM yang PNM layani berjumlah 9.325.059 pelaku usaha. Dengan data ini, diharapkan PNM dapat melampaui Grameen Bank," kata Direktur Utama PNM Arief Mulyadi saat acara Kartini di Era Digital, akhir pekan lalu.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero)

Adapun belum lama ini, EVP Keuangan dan Operasional PNM Sunar Basuki sempat menyampaikan, pihaknya optimistis bisa merambah hingga 10 juta nasabah di tahun ini. Sampai kuartal I-2021 saja, total nasabah sudah tercatat sebanyak 8,98 juta atau tumbuh 38,1% (yoy). Terdiri dari 8,86 juta nasabah Mekaar dan sekitar 113 ribu nasabah ULaMM.

"Kita harapkan menjadi 10 juta nasabah. Dengan begitu, PNM menjadi yang terbesar di dunia membiayai segmen ultra mikro. Mungkin di bulan Mei (2021) kita sudah melampaui Grameen Bank," tutur dia.

Sunar mengatakan, proyeksi untuk merambah cakupan nasabah itu akan didukung dengan sejumlah strategi bisnis. Diantaranya adalah dengan memperkuat struktur pendanaan mencapai Rp 24,74 triliun yang terdiri dari porsi pendanaan dari pasar modal mencapai 61% atau Rp 15,17 triliun, dari perbankan 28% atau Rp 6,89 triliun, dan dari pemerintah 11% atau Rp 2,67 triliun.

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: IST
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: IST

Di sisi lain, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan secara khusus apresiasinya kepada kinerja account officer (AO) dari PNM. Menurut dia, upaya membantu UMKM untuk naik kelas adalah dedikasi yang luar biasa.

"Saya yakini,program-program besar kita, apalagi didukung oleh kementerian lain, saya berharap program-program ini terus dikembangkan secara riil dan nyata, juga seluruh komisaris dan direksi memakai hatinya agar ini bisa menjadi sustainability," ungkap Menteri BUMN.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada acara Kartini di Era Digital, Sabtu (24/4). (ist)
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada acara Kartini di Era Digital, Sabtu (24/4). (ist)

Sementara itu, sehubungan dengan peringatan Hari Kartini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan sebagai para wanita harus meningkatkan kompetensinya di era digital untuk bisa menjawab tuntutan zaman. Dengan begitu, jangan takut dalam menghadapi perubahan.

"Dengan semangat membangun keadilan dan kesetaraan gender, diharapkan tantangan digitalisasi bisa dilalui. Kuncinya kita di masa perkembangan teknologi adalah adaptif dan inovatif dengan segala perubahan. Saya ajak agar kita tidak takut dan gentar menghadapi perubahan," ucap Ida.

Menaker juga berharap para AO PNM membekali diri dengan kompetensi tersebut. Meski ada beberapa daerah tertentu yang memiliki keterbatasan akses, pemerintah akan terus membangun fasilitas agar masyarakat bisa menikmati akses internet. Dia pun mengajak para Kartini muda Indonesia untuk tidak berhenti belajar.

Selanjutnya Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia menceritakan kisah hidupnya hingga detik ini, dan mengajak perempuan Indonesia terutama perempuan penyandang disabilitas untuk menciptakan kesempurnaan dalam diri dengan tetap bahagia dan berdamai dengan diri sendiri. "Kita harus tetap bahagia. Kalau kita bisa terima diri kita dengan ikhlas, kita jadi lebih sayang sama diri sendiri," ucap Angkie.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga

Dalam kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga pun menyatakan apresiasi kepada PT PNM yang telah memberikan dukungan kepada Kementerian PPPA melalui program bantuan bagi perempuan prasejahtera. Kegiatan itu dinilai sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan oleh banyak perempuan khususnya bagi para nasabah PNM yang mengikuti acara ini.

"Ketimpangan gender di Indonesia sudah sepatutnya menjadi perhatian karena upaya menuju kesetaraan gender telah diperjuangkan melainkan karena konstruksi sosial patriarki yang menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah dari laki-laki,” pungkas dia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN