Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
UMKM Kain Batik Cap berorientasi ekspor asal Sukoharjo, Jawa Tengah

UMKM Kain Batik Cap berorientasi ekspor asal Sukoharjo, Jawa Tengah

Dukung UMKM Saat Pandemi, LPEI Dorong Ekspor Batik Sukoharjo ke AS dan Kanada

Minggu, 2 Mei 2021 | 20:07 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor,id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menyatakan akan terus menyalurkan Penugasan Khusus Ekspor (PKE) untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional, khususnya kepada UMKM berorientasi ekspor yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya kepada CV Pria Tampan, sebuah UMKM Kain Batik Cap berorientasi ekspor asal Sukoharjo, Jawa Tengah.

"PKE UKM yang dimandatkan Pemerintah kepada LPEI, harapannya dapat disalurkan kepada Pelaku Usaha seperti CV Pria Tampan yang memiliki nilai tambah dan sejumlah tenaga kerja. Dengan penyaluran PKE Pembiayaan UKM, pemulihan ekonomi khususnya ekspor dapat segera dipercepat realisasinya," kata Sekretaris Lembaga LPEI Agus Windiarto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/5).

Menurut Agus, bukan hal yang mudah bagi para pelaku UMKM menjalankan usahanya di tengah Pandemi Covid-19. Agar dapat bertahan, sang pemilik usaha harus bekerja keras dan menerapkan strategi yang jitu.

Hal itu yang dialami AndrI Setyawan, pemilik CV Pria Tampan, sebuah UMKM Kain Batik Cap Berorientasi Ekspor asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Dia harus melakukan berbagai upaya agar kegiatan operasionalnya terus berjalan, cash flow usahanya terjaga serta menghindari pemutusan kerja.

Selain itu, Andri juga harus menjaga hubungannya dengan pembeli luar negeri. Baginya, konsistensi kualitas dan pelayanan personal yang baik merupakan kunci utama untuk mempertahankan kepercayaan pembeli

Buah kerja keras itu terlihat, karena saat ini 95% produk Kain cap Andri Setiawan menembus pasar Amerika Serikat (AS) dan Kanada sejak lebih dari tiga tahun lalu. Bahkan dalam kondisi tidak ada PO (Purchase Order) dari negara lain, Andri Setiawan tetap melakukan ekspor ke AS dan Kanada untuk memenuhi kebutuhan perusahan retailer yang ada di sana.

Adapun rata-rata pengiriman per bulannya bisa mencapai lima kontainer senilai US$ 160 ribu, bahkan pada bulan April pengiriman itu meningkat mencapai tujuh kontainer bernilai UUS$ 220 ribu.

Pada kondisi sulit seperti sekarang, Andri Setiawan mengakui dukungan pembiayaan LPEI melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) bagi UMKM Berorientasi Ekspor sangat berarti bagi keberlangsungan operasional usahanya.

"Kami tetap harus beroperasi bukan hanya demi kepentingan bisnis ini agar dapat terus berjalan, tapi juga demi para pekerja yang menggantungkan harapan dan kesejahteraannya disini serta perusahaan subkontrak yang menjalin kerjasama dengan kami. Dukungan PKE ini memberikan manfaat yang sangat berarti bagi kami. Kami dapat terus berproduksi dan memenuhi permintaan para pembeli tanpa harus khawatir kekurangan modal kerja," jelas Andri.

Dengan memanfaatkan Program PKE, Andri dapat meningkatkan kapasitas produksinya seiring dengan dengan pulihnya permintaan ekspor. Kapasitas produksi yang semula 100,000 yard perbulan naik signifikan menjadi 180.000 yard per bulan.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN