Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Erick Thohir. Foto: IST

Erick Thohir. Foto: IST

Erick Thohir Geser Direktur PPA ke Danareksa

Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:35 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengubah susunan direksi dan komisaris PT Danareksa (Persero) sebagai strategi memperkuat bisnis. Sebanyak empat mantan direktur PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) resmi dialihtugaskan menjadi direktur baru Danareksa. 

Empat direktur tersebut antara lain, Arisudono Soerono yang sebelumnya menjabat sebagai direktur utama PPA, kini menjadi direktur utama Danareksa. Lalu, Muhammad Teguh Wirahadikusumah sebagai direktur keuangan dan manajemen risiko Danareksa, dari sebelumnya direktur keuangan dan manajemen risiko PPA.

Selanjutnya, Andry Setiawan sebagai direktur investasi Danareksa, dari sebelumnya direktur investasi 1 PPA. Terakhir, M. Irwan sebagai direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan hukum Danareksa, dari sebelumnya direktur kukum dan SDM PPA.

Penetapan dewan direksi Danareksa ini melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-323/MBU/10/2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT Danareksa (Persero) dan SK-324/MBU/10/2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris PT Danareksa (Persero).

Sementara itu, jajaran komisaris Danareksa yang baru antara lain Robert Pakpahan sebagai komisaris utama merangkap komisaris independen, Barita Simanjuntak dan Sonny Loho sebagai komisaris, dan Mirza Adityaswara sebagai komisaris independen.

Manajemen Danareksa menjelaskan pergantian jajaran direksi dan komisaris efektif berlaku sejak 9 Oktober 2020. Aksi ini merupakan langkah untuk semakin memperkuat posisi Danareksa di industri keuangan, pasar modal, maupun interbank switching.

“Dengan kehadiran kepemimpinan yang baru ini, diharapkan dapat semakin mengembangkan potensi bisnis dan layanan Danareksa ke depannya,” kata manajemen dalam keterengan resmi, Minggu (11/10).

Saat ini, Danareka memiliki tiga entitas anak, yaitu PT Danareksa Capital dengan kepemilikan saham 99,90%, PT Danareksa Finance dengan kepemilikan 99,99% dan PT Jalin Pembayaran Nusantara dengan kepemilikan 67%. Sedangkan yang termasuk entitas asosiasi adalah PT Danareksa Investment Management dengan kepemilikan 65%, dan PT Danareksa Sekuritas dengan kepemilikan 33%.

“Melalui sinergi antar grup Danareksa, kini perusahaan telah berkembang pesat menjadi corporate center yang streamlined dan dinamis untuk mendukung berbagai pengembangan bisnis,” kata manajemen.

PPA

Sementara itu,  perubahan dewan direksi PPA tercantum  dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-325/MBU/10/2020 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pemberhentian,Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset menetapkan susunan baru Direksi PT PPA (Persero).

Surat keputusan ini mengalihkan penugasan Yadi J Ruchandi yang semula sebagai direktur investasi 2 menjadi direktur utama, Rizwan Rizal Abidin yang semula sebagai direktur restrukturisasi menjadi direktur investasi 1 dan restrukturisasi, Adi Pamungkas Daskian sebagai direktur investasi 2 PPA.

Tak ketinggalan, Menteri BUMN menetapkan pemberhentian dan pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris PPA berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-326/MBU/10/2020 tertanggal 9 Oktober 2020.

Menteri BUMN melalui SK itu menetapkan untuk memberhentikan dengan hormat Edy Putra Irawady sebagai komisaris utama merangkap Komisaris Independen, Didyk Choiroel sebagai komisaris, Himawan Hariyoga Djojokusumo sebagai komisaris, dan Tirta Hidayat sebagai komisaris independen.

Sebagai penggantinya, Krisna Wijaya diangkat sebagai komisaris utama, serta Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris PPA.

Sebagai informasi, PPA merupakan BUMN yang mengemban tugas utama untuk memberikan pertumbuhan yang berkesinambungan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui kegiatan investasi, restrukturisasi dan penyehatan BUMN ataupun BUMD, pengelolaan aset dan advisory. Perusaahan tercatat mengendalikan anak-anak usaha seperti PT Nindya Karya, PT PPA Finance, dan PT PPA Kapital.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN