Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir dalam acara Nextgen Summit 2021 sesi diskusi Kemerdekaan Finansial yang digelar Beritasatu Media Holdings, Rabu, 7 April 2021.

Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir dalam acara Nextgen Summit 2021 sesi diskusi Kemerdekaan Finansial yang digelar Beritasatu Media Holdings, Rabu, 7 April 2021.

Ingin Merdeka Finansial? Disiplin Kelola Keuangan Kuncinya

Rabu, 7 April 2021 | 14:04 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir mengungkapkan, untuk bisa meraih kemerderkaan finansial, kuncinya adalah kedisiplinan dalam mengelola keuangan. Sehingga yang harus dilakukan pertama kali adalah menyisihkan sebagian dari penghasilan sejak awal menerima gaji atau penghasilan.

“Kalau Anda ingin mendapatkan kemerdekaan finansial, Anda perlu  disiplin dari sisi lifestyle, dari sisi cost. Misalnya kalau gajinya sekitar Rp 10 juta, Anda sudah tahu berapa yang dibutuhkan untuk tempat tinggal, dan Anda juga harus sudah mulai menghitung berapa untuk saving,” kata Pandu Sjahrir di acara Nextgen Summit 2021 sesi diskusi “Kemerdekaan Finansial” yang digelar Beritasatu Media Holdings, Rabu (7/4/2021).

Pandu memberi contoh apa yang dilakukannya ketika mulai bekerja. Saat ini sekitar 20% hingga 30% penghasilan bulannya selalu dialokasikan untuk investasi hingga asuransi. Ketika penghasilannya semakin meningkat, alokasi untuk investasi pun semakin besar.

Investasi juga tidak melulu di saham atau produk pasar modal lainnya. Penghasilan yang dialokasikan untuk investasi juga bisa digunakan untuk meng-upgrade pendidikan, sehingga nantinya pendapatan juga akan naik.

“Di usia 20-30 tahun, Anda perlu sisihkan penghasilan untuk pendidikan Anda. Buat diri Anda lebih mahal. Kalau sudah S1, jadi S2. Kalau baru SMA, jadi D1. Dengan begitu, pendapatan Anda nantinya akan lebih besar,” ujar Pandu.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN