Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
ATM Bersama. Foto ilustrasi: PT Artajasa Pembayaran Elektronis.

ATM Bersama. Foto ilustrasi: PT Artajasa Pembayaran Elektronis.

Konsorsium Artajasa-Lintasarta Kembangkan Solusi Penerbitan Kartu Digital

Kamis, 22 Juli 2021 | 18:34 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) bersama PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) melakukan kolaborasi sebagai konsorsium yang didukung oleh PT Worldline Internasional Indonesia. Kerja sama tersebut untuk menghadirkan solusi penyediaan layanan berbasis kartu digital bagi perbankan.

Layanan baru ini akan hadir dengan nama Third Party Card Management (TPCM), sebuah layanan dari kolaborasi tiga pihak antara Artajasa-Lintasarta dan Worldline ini menjadikan layanan Third Party Processor (TPP) yang pertama di Indonesia.

Layanan ini hadir karena Artajasa, Lintasarta dan Worldline bersama-sama menyadari bahwa dalam beberapa tahun terakhir, cara bertransaksi masyarakat mengalami pergeseran dari cara konvensional menjadi cashless atau tanpa menggunakan uang tunai. Karenanya kalangan perbankan dan institusi keuangan dituntut untuk mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi tersebut.  

Namun, untuk melakukan pengembangan sistem digital yang mumpuni diperlukan investasi sistem yang besar. Salah satu pilihan efisien yang dapat dilakukan adalah dengan bekerja sama dengan pihak ketiga yang dapat mendukung sistem dan menangani operasional dari proses bisnis berbasis kartu hingga Paylater Account.

Untuk itu layanan Third Party Card Management (TPCM) ini menjadi jawaban atas kebutuhan institusi perbankan maupun institusi keuangan lainnya.

Direktur Artajasa Siti Hidayati mengatakan, konsorsium Artajasa dengan Lintasarta didukung Wordline ini hadir karena memahami adanya tantangan dan persaingan di kalangan perbankan dan institusi keuangan untuk bersaing dalam melayani pelanggan.

"Kami ingin mengambil peran sebagai penyedia solusinya khususnya di bidang sistem pembayaran dan manajemen card issuing. Dengan menghadirkan Third Party Card Management sebagai solusi bagi perbankan dan institusi keuangan untuk menjalankan bisnis secara cepat dan efisien dengan mengedepankan konektivitas langsung dengan prinsipal internasional, efisiensi harga, kecepatan dan keamanan," terang Siti dalam keterangannya, Kamis (22/7).

Lintasarta. Foto: twitter.com
Lintasarta. Foto: twitter.com


Sementara itu, Direktur Utama Lintasarta Arya Damar mengungkapkan, TPCM merupakan solusi lengkap untuk pengembangan bisnis proses produk berbasis kartu kredit hingga paylater account. Layanan ini terbilang lengkap dengan cakupan layanan aktivasi, transaksi, pembuatan tagihan, hingga pengawasan dari fraud.

Konsorsium Artajasa-Lintasarta TPCM memungkinkan industri keuangan untuk mengembangkan bisnis berbasis kartu kredit secara eksklusif dengan brand perusahaannya. Dengan tenaga infrastruktur yang profesional dan pakar di bidangnya, Lintasarta mampu memberikan layanan yang prima dan andal bagi bank dengan memenuhi kebutuhan infrastruktur TPCM, yaitu menggunakan Data Center (DC) yang berlokasi di Technopark, Banten, dan ditunjang dengan Disaster Recovery Center (DRC) yang berlokasi di Jatiluhur, Jawa Barat, serta didukung dengan sistem keamanan yang mampu memproteksi hingga ke lapisan (layer) tujuh aplikasi.

"Tidak hanya itu, solusi ini akan membantu industri keuangan menurunkan biaya investasi dan operasional kartu kredit seperti penerbitan kartu kredit, pencatatan transaksi hingga penanganan fraud," ucap Arya.

Kerja sama dengan perusahaan nasional maupun internasional, menjadikan kemudahan bagi nasabah bertransaksi di mana saja dan kapan saja.

"Sementara itu, di sisi lain perusahaan perbankan dalam mengelola kartu kredit dapat tetap fokus pada bisnis inti perusahaan," kata Arya.

 Worldline sebagai penyedia Card Management System yang andal memberikan solusi terintegrasi bersama-sama dalam penyediaan penyediaan core card system, penyediaan koneksi ke Internasional Card Scheme.

Selain itu melakukan operasional bisnis dan IT serta menyediakan perangkat DC/DRC kepada kalangan perbankan dan institusi keuangan yang memungkinkan industri perbankan untuk dapat menyediakan layanan berbasis kartu hingga Paylater Account dengan cepat dan efisien.

CEO Worldline APAC, Tee Kee Ming mengungkapkan bahwa kolaborasi strategis ini adalah untuk mendukung Artajasa dan Lintasarta menjadi TPCM pertama di Indonesia. Peluncuran yang tepat waktu ini akan membantu lebih banyak bank menengah dan kecil untuk mempercepat transformasi pembayaran digital mereka dan dalam memungkinkan populasi yang lebih besar di Indonesia untuk berpartisipasi dan menikmati manfaat pembayaran tanpa uang tunai dan digital.

"Worldline berkomitmen penuh untuk menghadirkan lebih banyak solusi dan layanan terbaik ke Indonesia dan akan terus melayani pelanggan saat ini dan masa depan untuk mendukung pertumbuhan industri pembayaran di Indonesia," pungkas dia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN