Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Acara Focus Group Discussion (FGD) bertema Perkembangan Pengawasan Market Conduct OJK dalam Rangka Penguatan Perlindungan Konsumen yang digelar di Bandun, Jawa Barat, Kamis, 10 Juni 2021. Foto: Istimewa

Acara Focus Group Discussion (FGD) bertema Perkembangan Pengawasan Market Conduct OJK dalam Rangka Penguatan Perlindungan Konsumen yang digelar di Bandun, Jawa Barat, Kamis, 10 Juni 2021. Foto: Istimewa

Penguatan Pengawasan Market Conduct Sektor Jasa Keuangan Penting untuk Lindungi Konsumen

Jumat, 11 Juni 2021 | 11:58 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak hanya mengatur dan mengawasi saja, namun juga memberikan perlindungan, khususnya perlindungan kepada konsumen sektor jasa keuangan  . Penguatan aspek perlindungan konsumen menjadi kata kunci penting seiring perkembangan industri jasa keuangan yang dinamis dan di sisi lain juga ada aspek literasi keuangan yang harus terus ditingkatkan.

Posisi tingkat literasi dan inklusi keuangan wilayah perkotaan sebesar 41,41% dan 83,60%, sedangkan di wilayah pedesaan sebesar 34,53% dan 68,49%.

Demikian terungkap dalam acara focus group discussion (FGD) bertema “Perkembangan Pengawasan Market Conduct OJK dalam Rangka Penguatan Perlindungan Konsumen” yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021), seperti dikutip dari siaran pers OJK, Jumat (11/6/2021).

Hadir dalam acara ini Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito; guru besar Fakultas Hukum Universitas Parahyangan Johanes Gunawan; pakar komunikasi dan motivator Aqua Dwipayana; ekonom Universitas Sebelas Maret, Irwan Trinugroho; dan advokat senior Ricardo Simanjuntak.

Direktur Pengembangan Kebijakan Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo. Foto: BSTV
 Anto Prabowo. Foto: BSTV

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo menyatakan, pasar keuangan cenderung semakin kompleks dan rentan terhadap asimetri informasi dan masalah keagenan. Dengan demikian, kontrak dan penegakan hukum oleh pelaku pasar cenderung tidak cukup untuk memastikan pasar berfungsi dengan baik, sehingga diperlukan intervensi regulasi.

Di Indonesia, lanjut Anto, perkembangan hukum perlindungan konsumen sektor jasa keuangan telah diatur pada beberapa undang-undang dan peraturan turunannya. Perlindungan konsumen secara umum telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Sementara, perlindungan konsumen yang secara spesifik untuk sektor jasa keuangan dan masuk dalam ranah OJK diatur dalam UU Nomor 21 tahun 2011 tentang OJK dan POJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan. Peraturan-peraturan tersebut yang menjadi landasan bagi OJK untuk memainkan peran melindungi konsumen.

Dalam upaya memperkuat pengawasan market conduct sektor jasa keuangan, Anto Prabowo mengatakan, terbentuknya struktur regulasi, kerangka organisasi, proses bisnis dan batasan regulasi serta tindakan pengawasan market conduct pada OJK bersumber dari prinsip dan kerangka kerja yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.

Anto menambahkan bahwa pengembangan pengawasan market conduct ke depan dengan mengacu pada legislasi tersebut akan cukup terbatas sesuai perimeter regulatory boundaries yang diatur dalam UU tentang OJK. Penyesuaian regulatory boundaries tersebut membutuhkan pertimbangan cost and benefit analysis yang menyeimbangkan kepentingan konsumen dengan kepentingan perusahaan yang diawasi.

Tanpa penyesuaian regulatory boundaries, efektivitas pengawasan market conduct ke depannya bergantung pada kecukupan harmonisasi dengan ruang lingkup dan kewenangan pengawasan prudensial sesuai UU OJK.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN