Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi keuangan. Foto: TheDigitalWay (Pixabay)

Ilustrasi keuangan. Foto: TheDigitalWay (Pixabay)

Pentingnya Menjaga Keamanan Finansial saat Resesi

Senin, 9 November 2020 | 20:51 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id) ,Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pandemi Covid-19 berdampak luas pada ekonomi nasional bahkan global, di Indonesia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III minus 3,49% dan sebelumnya -5,32%. Di tengah resesi ekonomi, menjaga keamanan finansial merupakan suatu keharusan.

Akibat pertumbuhan ekonomi yang minus sebanyak dua kali berturut-turut, artinya Indonesia resmi mengalami resesi. Untuk itu, QM Financial, mengajak semua orang menjadi pahlawan finansial bagi keluarga dengan memiliki bekal literasi keuangan yang baik dan mampu melihat serta menangkap peluang yang ada agar berdaya secara finansial meskipun di tengah resesi.

Virtual Media Briefing QM Financial bertajuk
Virtual Media Briefing QM Financial bertajuk

Lead Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto mengatakan, resesi telah memberikan dampak yang luas bagi semua pihak. "Fokus kita saat ini adalah bertahan. Namun, tidak hanya itu, kita juga tentunya ingin mereka yang di sekeliling kita menjadi terbantu agar sama-sama bertahan di tengah resesi ini. Di sinilah peran kita sebagai pahlawan finansial sangatlah penting," ungkap Ligwina dalam media briefing, Senin (9/11).

Ligwina mengungkapkan, agar berdaya secara finansial dan bisa menjadi pahlawan finansial bagi keluarga, penting untuk memiliki literasi keuangan. Untuk itu, QM Financial telah memberikan berbagai edukasi finansial untuk Indonesia agar masyarakatnya berdaya secara finansial.

Saluran edukasi QM Financial menjangkau semua masyarakat. Baik melalui platform gratis seperti website, Youtube, Instagram, dan Twitter; maupun platform berbayar seperti QM Training program pelatihan keuangan untuk karyawan, kelas finansial online Financial Clinic Online Series, diskusi bersama pakar multidisiplin di Financial Dialogue, dan modul belajar finansial tanpa terpatok jadwal di Udemy.

“Visi QM Financial adalah mewujudkan masyarakat (personal, UMKM, lembaga, dan korporasi) yang memiliki keterampilan literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Kami berharap semua bisa menjadi Pahlawan Finansial bagi keluarga dan sekitar," urai Ligwina.

Virtual Media Briefing QM Financial bertajuk
Virtual Media Briefing QM Financial bertajuk

Pada kesempatan yang sama, Financial Trainer QM Financial Emiralda Noviarti mengatakan, terdapat lima hal yang perlu dilakukan untuk menjadi pahlawan finansial di tengah resesi, yaitu periksa pintu penghasilan, atur ulang budget bulanan, amankan dana darurat, pastikan proteksi, dan periksa investasi. Lima hal itu haruslah dipahami oleh pahlawan finansial agar dapat bertahan sebelum bisa menolong orang lain.

"Pertama, proteksi pintu penghasilan utama dapat dilakukan dengan menganalisa kondisi tempat bekerja dan mencari cara menjadi solusi agar bisnis dapat tetap berjalan. Jika dirasa perlu, temukan peluang pintu penghasilan lain," ucap dia.

Kedua, mengatur ulang budget bulanan yang dilakukan dengan membagi pengeluaran dalam lima pos utama yaitu cicilan, rutin, menabung/investasi, sosial, dan lifestyle.

"Kita perlu tetap berbelanja agar roda ekonomi terus berputar. Sisihkan juga untuk membantu sesama yang membutuhkan. Ayo bantu selagi masih mampu," sambung Emiralda.

Setidaknya, 30% dari pendapatan untuk cicilan utang, biaya hidup 40% hingga 60% dari pendapatan, menabung dan berinvestasi minimal 10%, sosial minimal 2,5%, dan gaya hidup maksimal 20%.

Ketiga, memiliki dana darurat yang mencukupi, harus disadari bahwa di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian ini, dana darurat sangat penting. Porsi pembentukan dana darurat pun berbeda-beda tergantung kondisi individu, Misalnya, untuk lajang dapat membentuk dana darurat 4 kali dari pengeluaran bulanan, keluarga tanpa anak 6 kali, keluarga dengan satu anak 9 kali, serta keluarga dengan dua anak atau lebih, pengusaha atau freelancer hingga 12 kali.

"Untuk mendapat penghasilan tambahan, penting mengetahui perubahan perilaku konsumen yang saat ini lebih banyak di rumah saja, fokus pada hal mendasar, terkoneksi secara digital, dan memiliki empati sosial tinggi," imbuh dia.

Keempat, memiliki proteksi dengan asuransi utama yaitu asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Kelima, review rencana dan performa investasi sesuai dengan tujuan finansial. Pahami instrumen investasi dan faktor risikonya agar bisa membantu tercapainya tujuan finansial dalam rentang waktu yang sudah kita tentukan sebelumnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN