Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 SPBU khusus Pertamax - BBM subsidi

SPBU khusus Pertamax - BBM subsidi

Testimoni Komunitas Mobil: Pemakaian BBM RON Tinggi Lebih Ekonomis

Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:06 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Komunitas otomotif menilai, penggunaan bahan bakar minyak (BBM) research octane number (RON) tinggi, seperti Pertamax series, lebih ekonomis dibandingkan dengan yang memiliki RON rendah.

"Sebelum PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), CAI (Club Ayla Indonesia) rutin touring ke berbagai daerah, seperti Lampung, Purwokerto, dan Yogyakarta. Berdasarkan pengalaman tersebut, kami membuktikan, BBM berkualitas seperti Pertamax, jauh lebih hemat dibandingkan BBM dengan RON lebih rendah,” kata Humas CAI Adjie Sambogo di Jakarta, Sabtu (21/8/2021).

Dalam setiap touring, lanjut dia, seluruh peserta selalu mengisi penuh BBM pada titik kumpul. Harapannya, agar di perjalanan, tidak ada anggota yang tertinggal, karena harus mampir di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), lantaran BBM yang lebih dahulu menipis.

"Namun, ada juga peserta terpaksa harus mengisi BBM sebelum titik perkiraan. Yang lebih dulu kehabisan BBM tersebut, biasanya anggota klub yang memakai BBM di bawah RON 92," ujarnya.

Dia mencontohkan ketika ke Purwokerto, diperkirakan pengisian kembali baru dilakukan setelah keluar tol di Pekalongan. Ternyata, ada anggota yang memakai BBM dengan RON di bawah 92 dan sudah mengisi BBM ketika masih di tol, sebelum km 300.

Adjie juga mengungkapkan saat melakukan perjalanan dari Jakarta-Madiun, ternyata untuk jarak sekitar 600 kilometer, dia hanya mengisi Pertamax Rp 300 ribu dan ketika sampai tujuan masih banyak tersisa BBM di tangki mobil.

"Sebelumnya saya juga pernah mencoba memakai BBM RON 90 untuk rute yang sama. Ternyata, saya harus mengisi sejumlah Rp400 ribu," kata dia.

Terkait hal itu Adjie mengatakan, sisi ekonomis Pertamax series bisa dilihat dari dua aspek, yakni dari sisi jumlah uang yang harus dibayarkan pada saat membeli BBM serta dari sisi keawetan mesin.

BBM RON tinggi, kata dia, membuat mesin lebih terjaga dan awet. Dalam jangka panjang, mobil yang memakai BBM RON tinggi jarang rewel dan tidak sering masuk bengkel, berbeda dengan kendaraan menggunakan BBM dengan oktan yang lebih rendah.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN