Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mitsubishi Xpander, mobil berpenggerak depan andalan Mitsubishi. (ist)

Mitsubishi Xpander, mobil berpenggerak depan andalan Mitsubishi. (ist)

HARGA JUAL KEMBALI TINGGU

Ini Keuntungan Servis Mobil di Bengkel Resmi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 17:21 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Saat masa garansi habis, sebagian pemilik kendaraan memilih bengkel umum untuk merawat kendaraan, dengan tujuan menghemat biaya. Namun, sebenarnya ada sejumlah keuntungan merawat mobil di bengkel resmi.

Contohnya, kata Head of Marketing & Promotion Strategy Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Tegar Ardisura, sejarah kendaraan secara berkala tetap tercatat. Kemudian, jika ada kerusakan, bisa diprediksi terlebih dahulu, sehingga mencegah kerusakan parah.

“Lalu, ada jaminan suku cadang asli dan yang terpenting harga jual kembali tetap tinggi, karena melakukan perawatan di bengkel resmi,” kata dia, belum lama ini.

Seiring dengan itu, dia menuturkan, bagi konsumen yang masa garansinya sudah habis, bisa dipertimbangkan untuk datang lagi ke bengkel resmi. MMKSI juga progran extended smart package bagi konsumen seperti itu. Dengan paket ini, pelanggan dapat keuntungan lebih baik, yakni hemat 27%.

Sementara itu, dalam kesempatan itu, duta merek Mitsubishi Rifat Sungkat menyatakan, pelumas merupakan salah satu hal yang mesti mendapat perhatian khusus pada sebuah mobil. Sebab, oli berperan penting dalam menjaga komponen serta performa mesin mobil tersebut.

Rifat menyatakan, pelumas mesin, rem, transmisi, gardan hingga power stering penting. Menurut Rifat yang juga seorang pembalap ini, di mobil Mitsubishi ada fitur multiinformation display (MID) untuk segala informasi kendaraan, termasuk waktu penggantian oli.

"Tapi ingat penggantian oli dan waktu penggantian oli adalah dua hal yang dikondisikan. Kalau oli masih bagus, tetapi sudah lama dan tidak dipakai, kita harus concern yang ada di buku manual, sehingga harus usahakan mengikuti panduannya, baik itu tepat waktu dan tepat penggantian," kata dia.

Menurut dia, saat ini, ada banyak tawaran yang menarik buat pelumas. Tetapi, yang perlu diperhatikan adalah spesifikasi di buku panduan. Misalnya, oli Xpander 0W-20, Pajero 10W30. Jadi, pakai oli yang sesuai panduan di buku servis. “Jangan coba-coba yang lain, karena kita ingin mengoptimalkan program garansi di kendaraan," tambah dia.

Sementara itu, dia menuturkan, perihal oli transmisi dan gardan memiliki perbedaan kekentalan. Oli transmisi SAE 40 sampai 90, sedangkan oli gardan spesifikasinya berbeda. Maka dari itu, salah pemakaian oli gardan bisa bikin suara menjadi dengau.

“Adapun oli power steering sensitif, sehingga setiap 40 ribu kilometer harus ganti. Sensitif karena setiap kendaraan berbeda-beda. Pajero dan Xpander punya power steering yang berbeda. Untuk sistemnya di Xpander pake EPS kalau pajero pompa biasa. Ada plus minusnya," tukas dia.

Perihal minyak rem, Rifat menjelaskan, pengecekan berdasarkan jadwal saja. Karena cukup kesulitan bagi si pemilik mobil atau orang awam untuk mengetahui posisi dari selang rem. "Jadwal penggantian dua tahun atau 20 ribu kilometer,” kata dia.


 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN