Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Toyota Fortuner menjadi andalan Toyota Indonesia di pasar ekspor. (ist)

Toyota Fortuner menjadi andalan Toyota Indonesia di pasar ekspor. (ist)

Toyota Pimpin Kebangkitan Ekspor Otomotif 

Jumat, 24 Desember 2021 | 15:07 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Toyota memimpin kebangkitan ekspor otomotif nasional. Hal ini bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional, mengingat otomotif berkontribusi menciptakan 1,5 juta lapangan kerja dari hulu ke hilir dan 4% produk domestik bruto (PDB) Indonesia. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari-November 2021, ekspor mobil utuh dari Indonesia mencapai 267 ribu unit atau sekitar 87% dari periode sama 2019 sebelum pandemi Covid-19 terjadi.  Pada periode itu, ekspor mobil utuh bermerek Toyota dari Indonesia mencapai 166 ribu unit,  terbesar dibandingkan merek lain, dengan proyeksi pencapaian tahunan 188 ribu unit. Jumlah itu memperlihatkan kinerja ekspor merek Toyota sudah mencapai 89% dibandingkan situasi sebelum pandemi.

“Kinerja industri otomotif Indonesia menjadi sektor industri andalan yang berperan sebagai penopang dan lokomotif kebangkitan ekonomi nasional. Tren positif ekspor Toyota brand tidak dapat kami capai tanpa dukungan pemerintah melalui berbagai stimulus dan kebijakan pendorong ekspor otomotif nasional” ujar Bob Azam, direktur external affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Kamis (23/12). 

Menurut dia, aktivitas ekspor Toyota Indonesia ke 80 lebih negara turut menjembatani pemasok lokal untuk masuk ke pasar global. Ini sejalan dengan langkah Toyota mengembangkan pemasok komponen, termasuk industri kecil menengah (IKM) untuk meningkatkan daya saing. 

Dia menyatakan, ekspor otomotif merupakan ekspor produk berteknologi tinggi yang bernilai tambah. Untuk menutup catatan positif kinerja ekspor otomotif di pengujung 2021, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Pelepasan Ekspor Akhir Tahun 2021 yang akan diselenggarakan di pabrik PT TMMIN Karawang I-II sebagai lokasi utama. 

Akselerasi pemulihan ekonomi menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia dalam pergantian tahun ke 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan fokus APBN 2022 adalah menjaga momentum pemulihan ekonomi dan secara bertahap menyehatkan kembali penerimaan negara. 

Kementerian Keuangan berharap kebijakan stimulus mampu meningkatkan konsumsi masyarakat, khususnya terhadap produk-produk unggulan industri kendaraan bermotor dalam negeri sebagai upaya mempercepat ritme pemulihan ekonomi nasional setelah pandemi Covid-19. Bank Indonesia mengumumkan target pertumbuhan ekonomi pada 2022 berkisar 4,7-5,5%, didorong berlanjutnya perbaikan ekonomi global yang berdampak pada kinerja ekspor dan permintaan domestik. 

Bob melanjutkan, pertumbuhan industri otomotif, baik di pasar domestik dan ekspor berperan menjadi lokomotif ekonomi nasional. Berbagai kebijakan dan regulasi yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terbukti dapat menjadi stimulus aktif peningkatan penjualan kendaraan dalam negeri dan performa ekspor . Kehadiran insentif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) mendorong penjualan mobil domestik sepanjang Jan-Nov 2021 sebesar 761 ribu unit atau 81% dari periode sebelum pandemi pada 2019. 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN