Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mitsubishi New Xpander di proving ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat. (ist)

Mitsubishi New Xpander di proving ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat. (ist)

Cara Merawat Komponen Mobil Berbahan Karet ala Rifat Sungkar

Jumat, 24 Desember 2021 | 15:39 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Rifat Sungkar, duta Mitsubishi sekaligus pereli kawakan nasional memiliki beberapa cara merawat komponen berbahan karet di mobil agar tetap maksimal dan fungsional. Bagi Rifat, merawat karet sangat penting, karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan berkendara,

“Karet suka kurang menjadi perhatian pemilik mobil. Mereka selalu menganggap karet hanya ban. Padahal, karet bukan hanya ada di ban, tetapi wiper, bushing, mounting body, dan lain-lain,” ujar Rifat, belum lama ini.

Rifat kemudian berbicara soal ban mobil, yang sangat ringkih. Hal yang perlu diperhatikan adalah masa kedaluwarsa ban. Konkretnya, mobil keluaran 2020 harus memakai ban produksi tahun sama. Biasanya kode tahun produksi ada di digit terakhir rangkaian nomor di ban.

Dia menyatakan, kualitas karet ban juga perlu diperhatikan. Jika dilihat dari dekat, kita bisa mengetahui kualitas karet ban, apakah masih segar atau sudah keras. Kalau karet sudah keras, cengkeraman ban lemah, sehingga berbahaya.

“Untuk mempertahankan kondisi ban, perhatian tekanan angin. Kemudian, ban harus di-spooring. Kalau tidak, tingkat keausan akan berbeda,” kata dia.

Dia juga meminta pengendara mobil memperhatikan arah ban, ada asimetrikal dan simetrikal. Jangan sampai pemasangn ban salah arah, karena bisa mengurangi cengkeraman.

Dia menambahkan, ada juga tipe ban universal yang bisa dipasang ke semua arah. Saat ini, pabrikan mobil kebanyakan memasang ban simetrikal universal, karena lebih baik buat konsumen.

Ban serep, kata dia, juga patut diperhatikan tekanannya. Ini penting, mengingat ban serep tidak dipakai, sehingga tekanannya bisa turun. “Saya selalu memakai tekanan angin 35-40 untuk ban serep, karena belum tahu kapan bisa digunakan,” tegas dia.

Soal karet wiper, dia menyatakan, perlu diganti saat masuk musim hujan, seperti saat ini. Jenisnya bisa silikon atau alam, tergantung keinginan. Untuk silikon wiper, perawatan lebih sulit, tetapi bertugas lebih baik. Namun, di cuaca panas, bahan silikon tidak maskimal seperti karet alam.

Selanjutnya, dia menyatakan, karet pintu sangat beguna untuk kekedapan suara. Pemilik mobil bisa mengecek pengeleman di karet pintu. Lazimnya, karet pintu melengkung, lantaran kena badan saat keluar mobil. Karet pintu harus dicek agar kekedapan suara maksimal.

Secara umum, dia menyatakan, ada tiga tips merawat karet mobil. Pertama, musuh karet adalah panas. Artinya, semakin sering kena panas, karet gampang aus. Kedua, kotoran yang menempel, bisa karena kena hujan, akan membuat karet gampang getas. Ketiga, gunakan cairan pembersih karet bersilikon. Keempat, lakukan rotasi pada ban mobil. Kelima, pastikan tekanan angin ban tidak kurang dan sesuai rekomendasi pabrikan.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN